Hadiri Gebyar Porseni PAUD se-Gunung Sindur, Anggota Dewan PKB, Fuad Al Ansori: Momen Sosialisasikan Perda PAUD

Anggota DPRD Kabupaten Bogor Fuad Al Ansori saat menghadiri Gebyar Porseni PAUD se-Kecamatan Gunung Sindur, Minggu (13/2/2025).

Monitor Update- Gebyar Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se- Kecamatan Gunung Sindur yang diikuti ribuan peserta di Gelanggang Olahraga Masyarakat (GOM) Gunung Sindur pada Minggu(13/2/2025) berlangsung meriah.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi tersebut, dihadiri Penilik PAUD Kecamatan Gunung Sindur, Bunda PAUD Kecamatan dan Bunda PAUD desa. Selain itu juga hadir Anggota Dewan Kabupaten Bogor daerah pemilihan VI (enam) dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Fuad Al Ansori.

Kepada Monitor Update, Fuad Al Ansori mengungkapkan bahwa, kehadirannya di kegiatan Gebyar Porseni PAUD itu, sekaligus untuk menyosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Bogor Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pendidikan Anak Usia Dini.

Dimana dalam Perda tersebut dijelaskan mulai dari pengelolaan yang meliputi program, jalur penyelenggaraan dan standar pendidikan Paud. Kurikulum dan strategi pembelajaran serta perizinan. Pembinaan dan pengawasan, peran serta masyarakat dan juga pembiayaan.

“Gebyar Porseni PAUD merupakan agenda tahunan yang sudah terjadwal untuk meningkatkan bakat dan prestasi anak-anak. Dengan kegiatan ini, semoga bisa menambah motivasi mereka dalam belajar,” kata Fuad.

Fuad yang juga seorang pendidik berharap, ke depan Pemerintah Kabupaten Bogor bisa mensuport kesejahteraan guru-guru PAUD yang selama ini sudah mendedikasikan diri untuk mempersiapkan generasi emas Indonesia sejak dini.

“Mudah-mudahan dengan kepemimpinan bupati yang baru ada perhatian lebih untuk pendidikan anak usia dini. Termasuk keberadaan sarana prasarananya, “ tambah Fuad.

Menurutnya, sebagaimana tertuang dalam Perda Nomor 4 Tahun 2023 dimana Pemerintah Kabupaten Bogor harus hadir. Sebab itu, ia juga mendorong agar peraturan bupati (Perbup) nya segera diterbitkan, yang nantinya bisa menjadi pedoman teknis.

“Kita harus banyak berterima kasih dengan para guru Paud. Dengan gaji yang sangat minim sekali tapi mereka tanpa kenal lelah mendidik anak-anak kita. Dibawah kepemimpinan bupati yang baru, semoga nasib para guru Paud bisa mendapatkan perhatian yang lebih,” tandas Fuad.

(mu01)

 

Share this article