Makan Enak dan Sehat Tanpa Bayar? Dapur Gratis Polri Hadir di Tengah Kota

Melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Polri menargetkan 89 titik layanan aktif di seluruh Indonesia, termasuk di kawasan perkotaan seperti Jakarta, Bandung, dan Denpasar

MonitorUpdate.com – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus memperluas cakupan program dapur makanan bergizi gratis, sejalan dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong akses pangan sehat bagi masyarakat.

Melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Polri menargetkan 89 titik layanan aktif di seluruh Indonesia, termasuk di kawasan perkotaan seperti Jakarta, Bandung, dan Denpasar.

Langkah percepatan ini ditegaskan oleh Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri yang juga menjabat sebagai Ketua Gugus Tugas Program Makanan Bergizi Gratis. Ia menyatakan bahwa Polri berkomitmen penuh memastikan program ini berjalan cepat, merata, dan sesuai standar gizi.

“SPPG Polri hadir untuk memastikan tidak ada lagi masyarakat yang kesulitan mengakses makanan bergizi. Kami bekerja dengan prinsip cepat, tepat, dan terukur,” ujar Irwasum saat meninjau pembangunan dapur SPPG di Markas Brimob Kalapa Dua, Depok, Senin, 2 Juni 2025.

Bangunan dapur baru seluas 15×26 meter tersebut kini telah rampung 40 persen dan ditargetkan mulai beroperasi dalam dua pekan ke depan. Peralatan masak yang digunakan tengah melalui tahap verifikasi ahli untuk menjamin keamanan pangan.

Saat ini, tujuh dapur SPPG telah beroperasi penuh, termasuk di Pejaten dan Cipinang (Jakarta), Polda Jawa Barat (Bandung), Polda Banten, Bengkulu, Bali, dan Polda Metro Jaya. Total penerima manfaat hingga kini tercatat mencapai 21.000 orang.

Sementara itu, 22 dapur tambahan tengah dalam tahap verifikasi, tersebar dari Aceh hingga Papua. Jika seluruh 89 lokasi rampung, Polri menargetkan dapat melayani hingga 259.000 penerima manfaat.

Selain membangun infrastruktur, Polri juga membuka ruang partisipasi publik dengan mengajak relawan bergabung dalam pendistribusian makanan.

“Ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga soal solidaritas. Polri berkomitmen menjembatani kebijakan strategis nasional dengan kebutuhan nyata di lapangan.” tambah Irwasum. (mu01)

Share this article