25 Hektar untuk Bumi: EcoMasjid Luncurkan Hutan Wakaf di Azzikra Gunung Sindur

MonitorUpdate.com – Inisiatif luar biasa hadir dari Gunung Sindur! Dalam rangkaian Haul ke-6 Alm. KH. Arifin Ilham, EcoMasjid meluncurkan Hutan Wakaf seluas 25 hektar di Masjid dan Pesantren Azzikra. Bukan sekadar hutan biasa, ini adalah wujud nyata kepedulian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat yang terintegrasi.

KH. Abdul Syukur, Pembina Yayasan Azzikra, mengungkapkan, “Hutan Wakaf ini sesuai ajaran Islam, menyeimbangkan manusia dan alam. Kita jaga lingkungan, berdayakan masyarakat dengan pendidikan, lapangan kerja, dan ketahanan pangan.”

Konsepnya? Permakultur! Sistem pertanian berkelanjutan yang memadukan lingkungan, manusia, dan ekonomi. Hutan ini akan direstorasi, menjadi pusat edukasi lingkungan, dan sumber ketahanan pangan. Ke depannya, edu-ekowisata dan produk bioekonomi juga akan dikembangkan.

Ustadz Khotib, Pimpinan Yayasan Azzikra Gunung Sindur, menambahkan, “Kami sangat antusias! Hutan Wakaf ini tak hanya bermanfaat secara lingkungan, tapi juga edukasi dan pemberdayaan masyarakat.”

Dr. Hayu Prabowo dari EcoMasjid menjelaskan, “Ini kelanjutan program Sedekah Pohon di Azzikra Sentul. Hutan Wakaf ini memiliki manfaat lebih luas dan berkelanjutan.”

Hutan Wakaf ini dikelola EcoMasjid, bekerja sama dengan Yayasan Azzikra. Mereka akan bertanggung jawab atas perencanaan, pendanaan, hingga pengembangannya, termasuk penanaman pohon buah, peternakan, perkebunan, dan edu-ekowisata.

Dukungan penuh dari para ulama dan tokoh masyarakat setempat semakin mengukuhkan harapan agar Hutan Wakaf ini menjadi contoh pengembangan aset wakaf produktif yang ramah lingkungan dan berkelanjutan di Indonesia. Inisiatif ini patut diapresiasi sebagai wujud nyata kepedulian terhadap bumi dan generasi mendatang.

Inisiatif Hutan Wakaf ini membuktikan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat bukanlah sekadar slogan, tetapi tindakan nyata yang mampu menciptakan dampak positif jangka panjang. Semoga menginspirasi lebih banyak inisiatif serupa. (red/mu01)

Share this article