MonitorUpdate.com – Gubernur Banten Andra Soni mengumpulkan para bupati dan wali kota untuk menyatukan arah pembangunan infrastruktur.
Dalam rapat koordinasi bersama Kementerian Pekerjaan Umum di Pendopo Gubernur, Senin, (25/08/2025), Andra menekankan pentingnya kolaborasi lintas pemerintah agar agenda pembangunan di Banten tidak berjalan sendiri-sendiri.
“Yang kami bangun harus sinkron dengan pusat, begitu juga sebaliknya. Kalau ada kewenangan pusat yang bisa dikerjakan daerah, tinggal koordinasi,” kata Andra.
Rakor yang dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesra Komarudin itu dihadiri Wakil Gubernur A Dimyati Natakusumah, Sekda Deden Apriandhi, hingga Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim.
Isu yang dibahas mulai dari banjir, sampah, kemacetan, hingga persiapan Banten sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII pada 2032.
Dimyati mengingatkan agar pembangunan tidak tersandera ego sektoral. “Karena outputnya rakyat,” ujarnya. Fahmi Hakim menyoroti konektivitas jalan nasional yang strategis dan mendesak pelebaran. Ia juga menekankan penguatan irigasi untuk ketahanan pangan.
Satu per satu kepala daerah mengajukan usulan. Bupati Tangerang meminta penanganan banjir Cisadane dan underpass Bitung. Bupati Serang mengeluhkan gorong-gorong yang tak memadai hingga memicu banjir.
Pandeglang mengusulkan sistem peringatan dini tsunami, sementara Tangsel meminta dukungan MRT dan pembangunan flyover.
Kepala Dinas PUPR Banten, Arlan Marzan, menyebut program Bang Andra telah membangun 60 ruas jalan sepanjang 64 kilometer dengan dana Rp183 miliar. Pemprov juga mengusulkan pembangunan 29 ruas jalan lain ke pusat dengan nilai Rp645,7 miliar.
Kepala BBWS C3, Dedi Yudha Lesmana, memastikan sebagian besar usulan daerah masuk prioritas nasional. “Sebagian besar sudah kami laksanakan,” kata dia.
Dengan posisi strategis sebagai gerbang Jawa–Sumatera, Banten kini menata diri. Tantangannya klasik: banjir, kemacetan, air bersih, dan sanitasi. Namun Andra ingin satu hal ditekankan: pembangunan tidak boleh terjebak ego sektoral, melainkan menjadi kerja bersama.
(MU01)










