KY Ingatkan Hakim Agung Terpilih: Integritas Hakim Diibaratkan Hidup dalam Akuarium

Gedung Komisi Yudisial. Foto: Antara
Gedung Komisi Yudisial. Foto: Antara

MonitorUpdate.com – Komisi Yudisial (KY) mengingatkan para Hakim Agung dan Hakim ad hoc Hak Asasi Manusia (HAM) Mahkamah Agung (MA) yang baru terpilih untuk menjaga komitmen integritas dan kehormatan lembaga peradilan. Pesan tersebut disampaikan dalam silaturahmi KY dengan para hakim terpilih di Gedung KY, Jakarta, Senin (6/10/2025) pekan kemarin.

Ketua KY Amzulian Rifai menegaskan bahwa harapan publik terhadap tegaknya keadilan pada akhirnya bertumpu pada Mahkamah Agung sebagai puncak peradilan. Karena itu, ia mengajak para hakim agung terpilih untuk kembali mengingat komitmen yang pernah diucapkan saat proses wawancara di KY.

“Boleh saja lupa dengan komisioner KY, tetapi jangan lupa komitmen kita bahwa harapan terakhir keadilan ada di MA, berada pada hakim agung,” ujar Amzulian.

Ia menyampaikan dua pesan utama KY kepada para hakim terpilih. Pertama, menjaga peradilan sebagai institusi; kedua, menjaga diri sebagai pribadi hakim agar tidak terjebak konflik kepentingan maupun penyalahgunaan kewenangan.

Wakil Ketua KY Siti Nurdjanah turut mengingatkan bahwa tantangan integritas semakin besar setelah menjabat. Menurutnya, peran hakim agung bukan hanya melahirkan putusan berkualitas, tetapi juga menjadi teladan dalam gaya hidup.

“Dengan take home pay yang tinggi, tentu Bapak Ibu bisa bergaya. Namun masyarakat juga bisa melihat itu. Hakim ibarat berada di akuarium, semua melihat. Gaya hidup harus menjadi perhatian,” ucap Nurdjanah.

Ia menilai bahwa integritas personal para hakim agung akan sangat memengaruhi wajah lembaga peradilan dan menjadi contoh bagi jajaran hakim di tingkat bawah.

Dalam pertemuan tersebut hadir 9 dari 10 hakim agung dan hakim ad hoc HAM terpilih, yakni Suradi, Ennid Hasanuddin, Heru Pramono, Muhayah, Agustinus Purnomo Hadi, Hari Sugiharto, Budi Nugroho, Diana M Ginting, dan M. Puguh Haryogi. (MU01)

Share this article