Bantuan Tahap Ketiga Disalurkan, Pengungsi Banjir Aceh Tamiang Masih Bertahan di Emperan

Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

MonitorUpdate.com — Kolaborasi Yayasan Roemah Dakwah Indonesia dan Badan Penanggulangan Bencana Gerakan Rakyat (BAGANA GR) kembali menyalurkan bantuan tahap ketiga bagi warga terdampak banjir dan longsor di Kuala Simpang, Aceh Tamiang. Meski bantuan terus berdatangan, kondisi di lapangan menunjukkan masih banyak pengungsi bertahan di tempat tidak layak, bahkan saat hujan turun.

Penyaluran bantuan dilakukan BAGANA GR Perwakilan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) bersama Yayasan Roemah Dakwah Indonesia, dengan dukungan tim medis dari Universitas Sumatera Utara (USU). Bantuan difokuskan ke wilayah Kuala Simpang yang dinilai mengalami dampak paling serius akibat bencana.

Baca Juga: BNPB Update Bencana Sumatra: Korban Jiwa Tembus 1.030, Pengungsi Masih Ratusan Ribu

“Ini penyaluran bantuan tahap ketiga. Untuk tahap pertama dan kedua sudah kami laksanakan. Saat ini fokus kami Kuala Simpang, karena dampak bencananya masih berat dan kebutuhan warga masih tinggi,” ujar Chairul Azhar dari BAGANA GR Perwakilan Sumbagut, Jumat (19/12/2025).

Selain bantuan logistik, kolaborasi ini juga menyertakan layanan pemeriksaan kesehatan bagi warga terdampak. Kegiatan pemeriksaan kesehatan dilaksanakan pada Kamis (18/12/2025), melibatkan tenaga medis dari Fakultas Kedokteran USU lintas departemen.

Pemeriksaan meliputi layanan penyakit dalam, saraf, kesehatan jiwa, pemeriksaan jantung, konsultasi penggunaan obat, hingga pemeriksaan sederhana seperti gula darah dan kolesterol. Tim yang terlibat berasal dari Departemen Ilmu Kedokteran Komunitas, Penyakit Dalam (termasuk gastroenterologi), Ilmu Kesehatan Saraf, Kedokteran Jiwa, Farmakologi, serta dukungan dari Klinik Bambu II (klinik spesialis jantung).

Sebelumnya, pada Ahad (14/12/2025), tim juga menggelar kegiatan pengabdian masyarakat di Masjid Syuhada Medan bersama Yayasan Roemah Dakwah Indonesia dan Fakultas Kedokteran USU. Kegiatan diawali dengan kuliah subuh yang diisi Ketua Pembina Yayasan Roemah Dakwah Indonesia, Ketua Fosil Medan Selayang, serta Camat Medan Selayang.

Namun, laporan tim lapangan pada Sabtu (13/12/2025) mengungkap kondisi memprihatinkan di Bukit Tempurung, Kuala Simpang. Sejumlah pengungsi masih tidur di emperan bangunan tanpa perlindungan memadai, bahkan terkena percikan air hujan. Di lokasi tersebut, terdapat ibu hamil tua berusia kandungan delapan bulan bersama suami yang sakit dan anak-anak yang turut mengungsi.

Merespons kondisi tersebut, tim segera menyiapkan bantuan darurat berupa selimut tebal, kelambu, masker, obat-obatan seperti antangin dan tolak angin, tenda darurat, matras, serta perlengkapan pengusir nyamuk.

BAGANA GR dan Yayasan Roemah Dakwah Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi warga terdampak bencana, khususnya di Aceh dan wilayah Sumatera secara umum.

“Kami senantiasa membuka diri untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak agar bantuan kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana bisa terus berlanjut dan tepat sasaran,” pungkas Chairul Azhar. (MU01)

Share this article