MonitorUpdate.com – Peringatan Hari Jadi ke-83 Desa Rawa Kalong, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, yang dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Siliwangi, Dusun Ciater, Sabtu (3/1/2026), kembali menjadi agenda silaturahmi tahunan antara pemerintah desa dan masyarakat.
Kepala Desa Rawa Kalong, H. Wardi, mengatakan bahwa peringatan hari jadi desa telah ditetapkan secara resmi melalui peraturan desa. Ia menegaskan bahwa setiap tanggal 3 Januari diperingati sebagai Hari Jadi Desa Rawa Kalong.

“Ini memang sudah menjadi agenda tahunan. Silaturahmi antara pemerintah desa dan masyarakat kami kemas dalam peringatan hari jadi desa. Peraturan desa sudah kami tetapkan sebagai keputusan bersama,” ujar H. Wardi kepada wartawan di lokasi acara.
Baca Juga: HUT ke-82 Desa Rawa Kalong Jadi Momentum Bangkitkan UMKM Lokal
Menurutnya, peringatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi momentum evaluasi kinerja pemerintah desa, khususnya dalam pelayanan publik dan pembangunan desa.
“Melalui peringatan ini, kami menyampaikan laporan hasil kerja tahunan kepada masyarakat, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), hingga diteruskan kepada Bupati. Semua penggunaan anggaran, baik dana desa(DD), bantuan provinsi, maupun bantuan keuangan daerah, kami sampaikan secara transparan,” jelasnya.
Wardi menegaskan bahwa transparansi merupakan komitmen pemerintah Desa Rawa Kalong, mengingat karakter masyarakatnya yang majemuk dan berasal dari berbagai wilayah penyangga, seperti Kota Tangerang Selatan, Kota Depok, dan DKI Jakarta.

Sumber Anggaran Hari Jadi Desa Murni Swadaya Masyarakat
Ia menambahkan, latar belakang ditetapkannya Hari Jadi Desa Rawa Kalong adalah untuk memupuk semangat gotong royong serta mempererat kebersamaan warga yang jarang bertemu karena kesibukan masing-masing.
“Kegiatan ini murni swadaya masyarakat. Tidak ada dana desa yang digunakan, bahkan satu rupiah pun tidak. Dana diperoleh dari hasil patungan atau tabungan para ketua RT dan RW setiap tahun,” tegasnya.
Selain sebagai ajang silaturahmi dan evaluasi, peringatan ini juga dimanfaatkan untuk mengenang jasa para pendahulu yang pernah memimpin Desa Rawa Kalong. Desa ini telah berdiri sejak tahun 1942, sebelum Indonesia merdeka, dengan kepala desa pertama bernama Ahmad yang ditunjuk pada masa pendudukan Jepang.
Dalam kesempatan tersebut, H. Wardi juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh donatur, pelaku usaha, warga masyarakat, serta panitia pelaksana yang telah bekerja keras menyukseskan rangkaian kegiatan Hari Jadi ke-83 Desa Rawa Kalong.
“Tahun ini kami sederhanakan. Tidak ada upacara bendera, hanya sambutan, doa, dan perenungan. Acara kami selesaikan dalam satu hari agar tidak terkesan berpoya-poya, terlebih saat saudara-saudara kita di beberapa daerah sedang tertimpa bencana,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi Desa Rawa Kalong telah dimulai sejak beberapa hari sebelumnya, di antaranya Lomba Balita Sehat, Lomba Remaja Sehat, Lomba Lansia Sehat yang diselenggarakan Posyandu, Parade Qasidah, serta karnaval kreativitas antar-RW yang memeriahkan acara puncak. (mln)










