Demokrasi Dimulai dari Kelas: 30 Guru di Padang Dapat Pelatihan Khusus

 

MonitorUpdate.com – Sebanyak 30 guru mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dari SMA dan SMK di Kota Padang mengikuti pelatihan pendidikan demokrasi selama tiga hari, mulai Senin, (26/5/2025).

Kegiatan ini berlangsung di Pangeran Beach Hotel, Padang, dan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Drs. Barlius, MM.

Pelatihan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pusat Studi Kebijakan Publik dan Etika (PIER) Universitas Paramadina, Konrad Adenauer Stiftung (KAS) — lembaga asal Jerman yang mendukung penguatan demokrasi — serta Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat.

Direktur Eksekutif PIER Universitas Paramadina, Djayadi Hanan, Ph.D., mengatakan pelatihan ini tak hanya menyentuh aspek substansi nilai demokrasi, tetapi juga pendekatan pedagogis.

“Salah satu tujuan pentingnya adalah mengajarkan nilai demokrasi secara demokratis. Metode pengajaran akan menentukan seberapa kuat nilai tersebut tertanam pada siswa,” kata Djayadi.

Para peserta akan menerima materi dari sejumlah instruktur yang terdiri dari akademisi dan praktisi pendidikan demokrasi. Mereka antara lain: Danang Binuko dari Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri; Dr. Mohammad Abduhzen, pengamat pendidikan dan penasihat PIER; Dr. Tatok Djoko Sudiarto, Dekan Fakultas Falsafah dan Peradaban Universitas Paramadina; serta Umar Abdullah, Ph.D., dosen UIN Raden Fatah Palembang.

Dalam sambutannya, Barlius menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara dan menekankan pentingnya pemahaman demokrasi sebagai bagian dari pendekatan deep learning yang tengah digalakkan oleh Kemendikbudristek.

“Kami berharap para guru menjadi agen perubahan di sekolah, menanamkan demokrasi bukan hanya sebagai pengetahuan, tetapi sebagai budaya hidup,” ujarnya.

Cynthia Tri Putri dari Kantor Perwakilan KAS untuk Indonesia dan Timor Leste turut hadir dalam acara ini. Pelatihan juga mendapat pengawasan dari BPSDM Regional Bukittinggi Kemendagri, yang diwakili oleh Mulya Nanda Hariandja, M.Pd.

Universitas Paramadina berharap kegiatan ini menjadi langkah awal bagi transformasi pendidikan demokrasi yang lebih mendalam dan berkelanjutan di sekolah-sekolah Indonesia.

(mu01)

Share this article