Jadwal Haji 2026 Resmi Dirilis: Jemaah Mulai Masuk Asrama 21 April, Wukuf 26 Mei

Ilustrasi. Foto: dok. istimewa
Ilustrasi. Foto: dok. istimewa

MonitorUpdate.com – Pemerintah resmi merilis jadwal penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026. Jemaah dijadwalkan mulai masuk asrama pada 21 April, dengan puncak wukuf di Arafah jatuh pada 26 Mei 2026.

Sebagai rukun Islam kelima, ibadah haji kembali memasuki fase persiapan teknis. Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menetapkan jadwal resmi pelaksanaan haji 2026 yang akan berlangsung selama lebih dari dua bulan, mulai 21 April hingga 1 Juli 2026.

Ketentuan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Haji dan Umrah RI Nomor 7 Tahun 2025 yang mengatur seluruh rangkaian perjalanan jemaah, mulai dari pemberangkatan hingga pemulangan ke Tanah Air.

Baca Juga : DPR dan Pemerintah Sepakati Lama Tinggal Jemaah Haji 2026 Selama 41 Hari

Kepala Biro Humas Kemenhaj, Hasan Affandi, memastikan kesiapan jadwal keberangkatan jemaah berjalan sesuai rencana.
“Kloter pertama masuk asrama haji pada 21 April dan mulai diberangkatkan pada 22 April,” ujar Hasan dalam keterangannya, Rabu (8/4/2026).

Rangkaian penyelenggaraan haji tahun ini dibagi dalam tiga tahap utama, yakni masa pemberangkatan, puncak ibadah di Tanah Suci, dan fase pemulangan jemaah. Skema ini dinilai penting untuk menjaga ketertiban logistik dan mobilitas jutaan jemaah dari berbagai negara, termasuk Indonesia.

Pada tahap awal, pemberangkatan dilakukan dalam dua gelombang. Gelombang pertama diberangkatkan menuju Madinah mulai 22 April hingga 6 Mei. Sementara gelombang kedua mulai terbang ke Jeddah pada 7 Mei dan berakhir pada 21 Mei 2026.

Memasuki fase inti, seluruh jemaah akan bergerak dari Makkah menuju Arafah pada 25 Mei, dengan wukuf sebagai puncak ibadah dilaksanakan pada 26 Mei 2026. Sehari setelahnya, umat Islam merayakan Idul Adha, diikuti rangkaian hari Tasyrik hingga 30 Mei.

“Puncak ibadah haji akan dimulai pada 8 Dzulhijjah atau 25 Mei, kemudian wukuf di Arafah pada 26 Mei,” jelas Hasan.

Setelah itu, fase pemulangan jemaah dimulai bertahap. Gelombang pertama dijadwalkan kembali ke Indonesia mulai 1 Juni hingga 15 Juni. Sedangkan gelombang kedua berlangsung dari 16 Juni hingga 30 Juni 2026. Seluruh jemaah dipastikan telah kembali ke Tanah Air paling lambat 1 Juli 2026.

Meski jadwal telah ditetapkan, sejumlah catatan tetap mengemuka. Mulai dari kesiapan asrama haji, pengelolaan transportasi antar kota suci, hingga layanan kesehatan jemaah yang kerap menjadi sorotan setiap musim haji. Pemerintah dituntut memastikan seluruh tahapan berjalan optimal, mengingat kompleksitas penyelenggaraan haji yang melibatkan jutaan orang dalam waktu bersamaan.

Berikut jadwal penting perjalanan haji 2026:

April 2026
• 21 April: Jemaah masuk asrama haji
• 22 April: Awal pemberangkatan gelombang I ke Madinah
Mei 2026
• 1 Mei: Awal pergerakan dari Madinah ke Makkah
• 6 Mei: Akhir pemberangkatan gelombang I
• 7 Mei: Awal pemberangkatan gelombang II ke Jeddah
• 15 Mei: Akhir pergerakan Madinah-Makkah
• 21 Mei: Akhir pemberangkatan gelombang II
• 25 Mei: Pergerakan ke Arafah
• 26 Mei: Wukuf di Arafah
• 27 Mei: Idul Adha
• 28–30 Mei: Hari Tasyrik
Juni 2026
• 1 Juni: Awal pemulangan gelombang I
• 15 Juni: Akhir pemulangan gelombang I
• 16 Juni: Awal pemulangan gelombang II
• 30 Juni: Akhir pemulangan gelombang II
Juli 2026
• 1 Juli: Akhir kedatangan jemaah di Indonesia
Dengan jadwal yang telah ditetapkan ini, tahapan persiapan kini memasuki fase krusial. Koordinasi lintas kementerian hingga kesiapan teknis di lapangan menjadi kunci agar pelaksanaan haji 2026 berjalan lancar, aman, dan sesuai harapan jutaan calon jemaah. (MU01)

Share this article