Khamenei Dilaporkan Tewas dalam Serangan di Teheran, Iran Tetapkan 40 Hari Berkabung

Ayatollah Ali Khamenei. Foto:getty images
Ayatollah Ali Khamenei. (Foto:getty images)

Monitorupdate.com – Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dilaporkan tewas dalam serangan gabungan yang disebut melibatkan Israel dan Amerika Serikat pada Sabtu (28/2/2026). Kabar tersebut disampaikan sejumlah media resmi Iran pada Minggu (1/3/2026).

Kantor berita Tasnim News Agency dan Fars News Agency mengonfirmasi kematian Khamenei, meski belum merinci kronologi maupun lokasi pasti peristiwa tersebut.

Stasiun televisi pemerintah Iran, Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB), dalam siaran resminya menyatakan, “Pemimpin Tertinggi Iran telah mencapai syahid.” Pernyataan itu juga dikutip media internasional, termasuk CNN.

Baca Juga: Inggris, Australia, Kanada Kompak Akui Palestina, Israel Meradang

Berkabung Nasional
Menyusul laporan tersebut, pemerintah Iran mendeklarasikan masa berkabung selama 40 hari dan menetapkan tujuh hari sebagai hari libur nasional.

Media Iran juga melaporkan bahwa putri, menantu, dan cucu Khamenei turut tewas dalam serangan yang menyasar Teheran. “Setelah menjalin kontak dengan sumber-sumber terpercaya di lingkungan kediaman Pemimpin Tertinggi, kabar tentang gugurnya putri, menantu, dan cucu pemimpin revolusioner telah dikonfirmasi,” tulis Fars.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Israel maupun Amerika Serikat terkait klaim keterlibatan dalam serangan tersebut.

Citra Satelit Tunjukkan Kerusakan Parah
Sebelumnya, harian The New York Times melaporkan citra satelit dari Airbus Defence and Space yang menunjukkan kompleks Beit-e Rahbari—yang selama ini menjadi kediaman Khamenei—mengalami kerusakan berat akibat serangan rudal pada Sabtu.

Berdasarkan foto udara yang dipublikasikan, struktur bangunan utama dan area keamanannya tampak hancur. Sejumlah analis pertahanan menilai pola kawah dan dampak ledakan konsisten dengan penggunaan amunisi penghancur bunker (bunker-buster), yang dirancang untuk menembus bangunan berlapis beton tebal.

Situasi Masih Berkembang
Kematian Khamenei, jika dikonfirmasi secara final oleh otoritas tertinggi Iran, akan menjadi peristiwa politik terbesar di negara tersebut dalam beberapa dekade terakhir. Berdasarkan konstitusi Iran, Dewan Ahli memiliki kewenangan untuk menunjuk pengganti Pemimpin Tertinggi.

Sementara itu, kondisi keamanan di Teheran dilaporkan diperketat. Situasi di kawasan Timur Tengah juga berpotensi meningkat menyusul perkembangan ini.

Perkembangan lebih lanjut masih menunggu konfirmasi resmi dan respons dari pihak-pihak terkait. (MU01)

Share this article