Korban Bencana di Tiga Provinsi Sumatra Tembus 1.140 Jiwa, BNPB: Ratusan Masih Hilang

Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban bencana Sumatra. Foto: BNPB
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban bencana Sumatra. (Foto: BNPB)

MonitorUpdate.com — Jumlah korban meninggal dunia akibat rangkaian bencana alam yang melanda tiga provinsi di Pulau Sumatra terus bertambah. Hingga Minggu, 28 Desember 2025, total korban jiwa di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat telah mencapai 1.140 orang.

Data tersebut disampaikan Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam konferensi pers virtual yang digelar pada Senin (29/12/2025).

“Per hari ini jumlah total korban jiwa, hasil rekapitulasi dari tiga provinsi tersebut, menjadi 1.140 jiwa,” kata Abdul Muhari.

Baca Juga: Update BNPB: Korban Meninggal Bencana Sumatra Tembus 1.137 Jiwa

Selain korban meninggal, BNPB juga mencatat 163 orang masih dinyatakan hilang dan masuk dalam daftar pencarian tim gabungan. Proses pencarian, kata dia, masih terus dilakukan meski menghadapi berbagai kendala di lapangan.

“Masih ada 163 nama yang dinyatakan hilang. Upaya pencarian terus dilakukan untuk menekan angka korban hilang sekecil mungkin,” ujarnya.

Tak hanya menelan korban jiwa, bencana tersebut juga memicu gelombang pengungsian besar. BNPB mencatat 399.172 orang terpaksa mengungsi, tersebar di berbagai lokasi pengungsian darurat.

Rincian Korban per Provinsi
Berdasarkan data BNPB per 28 Desember 2025, Aceh menjadi wilayah dengan jumlah korban meninggal terbanyak.
Di provinsi tersebut, tercatat:
513 orang meninggal dunia
31 orang dinyatakan hilang
377.853 warga mengungsi

Sementara di Sumatra Utara, jumlah korban tercatat:
365 orang meninggal dunia
60 orang hilang
11.384 pengungsi

Adapun di Sumatra Barat, BNPB melaporkan:
262 orang meninggal dunia
72 orang hilang
9.935 pengungsi

BNPB menyatakan koordinasi dengan pemerintah daerah, TNI-Polri, relawan, serta unsur terkait lainnya terus diperkuat, baik untuk operasi pencarian dan penyelamatan maupun pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi.

Di tengah meningkatnya jumlah korban, BNPB kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bencana susulan, mengingat kondisi cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah Sumatra. (MU01)

Share this article