MonitorUpdate.com – Program mudik gratis mulai digulirkan jelang Idulfitri 2026. Pemerintah mengingatkan, aspek keselamatan dan pengendalian lonjakan pemudik menjadi tantangan utama tahun ini.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan bersama Kementerian Perhubungan Republik Indonesia resmi melepas peserta program mudik gratis Angkutan Lebaran 2026 dari Terminal Pondok Cabe, Pamulang, Senin (16/3/2026).
Baca Juga: Mudik Gratis Kemenhub 2026 Dibuka Hari Ini, Kuota 15.834 Orang – Siapa Cepat Dia Dapat!
Pelepasan dilakukan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, bersama jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.

Pilar menegaskan, program mudik gratis bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bagian dari upaya mengurai kepadatan arus mudik sekaligus menjamin keselamatan pemudik.
“Pemerintah daerah dan pusat harus mengawal program ini dengan sebaik-baiknya untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” kata Pilar.
Menurut dia, sinergi lintas instansi—mulai dari pemerintah daerah, kepolisian, hingga otoritas transportasi—menjadi kunci dalam mengantisipasi lonjakan mobilitas menjelang puncak arus mudik.
Program mudik gratis ini ditujukan bagi warga yang bekerja di wilayah perkotaan, termasuk Tangerang Selatan, agar tetap bisa pulang ke kampung halaman tanpa terbebani biaya transportasi yang cenderung meningkat saat musim Lebaran.
Namun demikian, program ini juga menyisakan sejumlah catatan. Kuota yang terbatas dinilai belum mampu mengakomodasi seluruh kebutuhan pemudik. Selain itu, kesiapan armada, ketepatan sasaran penerima, hingga pengawasan di lapangan menjadi faktor krusial yang menentukan efektivitas program.
Pilar berharap para peserta mudik dapat tiba dengan selamat dan kembali dalam kondisi sehat usai merayakan Idulfitri bersama keluarga.
“Selamat dalam perjalanan dan berkumpul dengan keluarga. Mudah-mudahan kembali nanti bisa bersama-sama membangun Tangerang Selatan,” ujarnya.
Pemerintah pusat dan daerah saat ini masih mematangkan skema pengamanan arus mudik dan arus balik 2026, termasuk pengaturan lalu lintas dan kesiapan simpul transportasi.
Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat setiap tahun, tantangan utama tidak hanya pada penyediaan fasilitas, tetapi juga memastikan keselamatan perjalanan tetap terjaga di tengah tingginya volume pergerakan pemudik. (MU01)










