MonitorUpdate.com — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan perombakan besar di tubuh Kepolisian Republik Indonesia. Sebanyak 1.086 personel perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) dimutasi dan dipromosikan melalui lima surat telegram (ST) yang diterbitkan pada 15 Desember 2025.
Dari jumlah tersebut, 928 personel tercatat memperoleh promosi jabatan maupun penugasan setara, menandai salah satu gelombang mutasi terbesar Polri sepanjang akhir 2025. Rotasi ini menyasar jabatan strategis, mulai dari kapolda, wakapolda, hingga posisi kunci di Mabes Polri.
Salah satu mutasi menonjol adalah penunjukan Inspektur Jenderal Edy Murbowo sebagai Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB). Edy menggantikan Irjen Hadi Gunawan. Posisi Edy sebelumnya sebagai Kepala Korps Binmas Baharkam Polri kini diisi Brigjen Kalingga Rendra Raharja, yang sebelumnya menjabat Auditor Kepolisian Utama Tingkat II Itwasum Polri.
Baca Juga : 3.308 Aduan ke Ombudsman, Reformasi Polri Dinilai Tak Bisa Ditunda
Di jajaran pengawasan internal, Wakapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Tony Harsono mendapat promosi menjadi Auditor Kepolisian Utama Tingkat I Itwasum Polri dengan pangkat bintang dua. Sementara itu, Wakapolda Sumatera Selatan Brigjen M. Zulkarnain diangkat sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat I Bareskrim Polri.
Kursi Wakapolda Sumsel kini ditempati Brigjen Rony Samtana, yang sebelumnya menjabat Wakapolda Sumatera Utara. Adapun posisi Wakapolda Sumut selanjutnya diisi Brigjen Sonny Irawan, eks Kasespimma Sespim Lemdiklat Polri.
Rotasi juga menyentuh wilayah Kalimantan. Wakapolda Kalimantan Timur Brigjen Sabilul Alif dimutasi sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri. Penggantinya adalah Brigjen Adrianto Jossy Kusumo, yang sebelumnya menjabat Wakapolda Riau. Posisi Wakapolda Riau kini dipercayakan kepada Brigjen Hengki Haryadi.
Nama Hengki Haryadi cukup dikenal publik Lampung. Ia pernah menempati sejumlah jabatan penting di daerah tersebut, mulai dari Kasat Reskrim Polres Tulangbawang, Kapolsek Telukbetung Selatan, hingga Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, serta Kanit Jatanras Polda Lampung.
Pergantian lainnya terjadi di Wakapolda Kalimantan Tengah. Brigjen Rakhmad Setyadi dimutasi sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri, sementara jabatannya diisi Brigjen Yosi Muhamartha, yang sebelumnya menjabat Wakapolda Papua Barat.
Posisi Wakapolda Papua Barat selanjutnya ditempati Brigjen Sulastiana, yang sebelumnya merupakan Auditor Kepolisian Utama Tingkat II Itwasum Polri.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan, mutasi ini merupakan bagian dari mekanisme rutin organisasi sekaligus strategi penguatan kinerja.
“Mutasi adalah hal yang wajar dalam tubuh Polri, sebagai bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta untuk meningkatkan profesionalisme dan optimalisasi pelayanan kepada masyarakat,” ujar Trunoyudo dalam keterangan tertulis, Sabtu (20/12/2025).
Gelombang mutasi ini dinilai menjadi sinyal kuat konsolidasi internal Polri menjelang tantangan keamanan dan penegakan hukum yang semakin kompleks di tahun mendatang. (MU01)










