OTN 2025 Usai, Guru dan Siswa Pulang dengan Cerita dan Semangat Baru

Foto: Istimewa
Foto: Ist

MonitorUpdate.com – Gelaran Olimpiade TIK dan Informatika Nasional (OTN) ke-7 tahun 2025 resmi ditutup di ICE BSD Hall 8, Tangerang, Banten, Sabtu (26/10/2025). Selama empat hari, ratusan guru dan siswa dari berbagai daerah berkompetisi sekaligus bersilaturahmi dalam suasana penuh semangat dan kekeluargaan.

Ajang tahunan yang digagas Ikatan Guru TIK dan Informatika PGRI (IGTIK PGRI) bersama Komunitas Guru TIK (Kogtik) ini sudah digelar sejak 2016 dan menjadi wadah bagi insan pendidikan untuk berinovasi di bidang teknologi digital.

Baca Juga: Trionda, Bola Resmi Piala Dunia 2026: Cantik, Canggih, dan Sarat Teknologi

Bukan Sekadar Lomba
Ketua Panitia OTN 2025, Lilis Juwita, menyebut kegiatan ini lebih dari sekadar ajang kompetisi. “OTN adalah tempat guru dan siswa saling belajar, berbagi pengalaman, dan memperkuat jejaring. Semoga semangat ini terus hidup di tahun-tahun mendatang,” ujarnya.

Bendahara Kogtik dan IGTIK PGRI, Tatang Surya Atmaja, menambahkan, OTN ke-7 menjadi bukti bahwa guru Indonesia mampu beradaptasi dan berinovasi di era digital. “Harapannya, tahun depan bisa lebih meriah dan lebih banyak kolaborasi,” katanya.

Pesan dan Catatan dari Peserta
Di balik keseruan lomba, ada pula pesan reflektif dari peserta. Beberapa di antaranya berharap agar semua peserta mendapat sertifikat penghargaan.

Sekjen IGTIK PGRI, Dr. Wijaya Kusumah (Omjay), menegaskan bahwa seluruh peserta akan memperoleh e-sertifikat melalui email.
“Tahun ini sponsor memang belum banyak, tapi semoga tahun depan dukungannya lebih besar,” ujar Omjay, yang juga menyampaikan duka atas wafatnya Bambang Susetyanto, Ketua Kogtik dan IGTIK PGRI.

Momen Haru di Penghujung Acara
Menjelang penutupan, suasana berubah haru saat beberapa panitia berpamitan lebih dulu untuk kembali ke daerah asal.
“Terima kasih atas kebersamaan luar biasa ini. Kami pulang dengan banyak kenangan,” tulis Endang W., penanggung jawab lomba blog.

Nada serupa disampaikan Ali Hasyim R., penanggung jawab lomba gambar digital. “OTN bukan cuma acara, tapi keluarga baru yang tak akan terlupakan,” katanya.

Apresiasi PGRI dan Harapan ke Depan
Ketua Umum PB PGRI, Prof. Dr. Unifah Rosyidi, menyampaikan apresiasinya atas semangat para guru dan siswa. “Guru Indonesia tidak berhenti belajar dan terus berinovasi. Teruslah menjadi pelopor perubahan dalam pendidikan digital,” ujarnya.

OTN 2025 pun berakhir dengan pesan sederhana namun bermakna: kemenangan sejati bukan pada piala, melainkan pada ilmu dan kebersamaan yang dibagikan dengan hati. (MU01)

Share this article