Penantian Panjang Itu Terbayar, GregorIa Melaju ke Final Kumamoto Masters 2025

Gregoria Mariska Tunjung. Foto: Dok. PP PBSI
Gregoria Mariska Tunjung. (Foto: Dok. PP PBSI)

MonitorUpdate.com – Gregoria Mariska Tunjung memastikan langkah ke final Kumamoto Masters 2025 setelah menaklukkan wakil Taiwan, Chiu Pin-Chian, pada semifinal di Kumamoto Prefectural Gymnasium, Sabtu (15/11/2025).

Tunggal putri Indonesia itu tampil sebagai satu-satunya wakil Merah Putih yang bertahan hingga babak empat besar. Di semifinal, Gregoria menunjukkan konsistensi permainan yang selama ini kerap ditagih publik bulu tangkis.

Gim pertama berjalan ketat. Kedua pemain sempat berbagi angka 6-6, sebelum Gregoria mengambil momentum untuk unggul tipis 11-9 di interval. Keunggulan mini itu dijaganya dengan stabil hingga menutup gim 21-16.

Baca juga: Ganda Putra Indonesia Seret Gelar, Fajar/Fikri Kalah di Final Korea Open 2025

Pada gim kedua, Gregoria mengawali dengan keunggulan 3-0, meski kemudian disamakan Chiu menjadi 4-4. Selepas itu, ritme pertandingan sepenuhnya berada di tangannya. Gregoria memimpin 11-7 di interval dan melaju tanpa banyak perlawanan untuk menyudahi laga 21-14.

Kemenangan ini mengantar pemain kelahiran Wonogiri tersebut ke final ketiganya di ajang Kumamoto Masters sekaligus menjadi final pertama sepanjang musim 2025—sebuah capaian yang terasa istimewa setelah tahun yang penuh jeda akibat kondisi kesehatan. Gregoria diketahui sempat absen sekitar tiga bulan karena vertigo.

“Mengucap syukur untuk hasil hari ini, walau saya merasa bermain kurang bersih tapi tetap bisa menyelesaikannya dengan kemenangan. Final ketiga secara beruntun di Kumamoto Masters, senang dan tidak menyangka,” ujar Gregoria, dikutip dari rilis PBSI.

Ia menyebut pencapaian ini terasa penting karena menjadi penanda kebangkitan setelah masa sulit. “Ini tahun yang berat buat saya, sempat rehat beberapa kali karena sakit,” ucapnya.

Di final, Gregoria akan menghadapi pemenang laga Nozomi Okuhara versus Ratchanok Intanon. Jagoan Indonesia itu menyatakan tekad untuk tampil lepas di laga puncak.
“Di final saya ingin bermain maksimal, menikmati permainan, tidak terlalu memikirkan hasil. Saya mau berjuang sekuat mungkin. Targetnya juara, tapi saya fokus dulu pada prosesnya,” kata Gregoria. (MU01)

Share this article