Prabowo Pimpin Pemakaman Militer Try Sutrisno, Upacara Kenegaraan Khidmat di TMP Kalibata

Presiden RI Prabowo Subianto menjadi inspektur upacara pemakaman almarhum Wapres ke-6 RI Try Sutrisno. Foto: YouTube Sekretariat Presiden
Presiden RI Prabowo Subianto menjadi inspektur upacara pemakaman almarhum Wapres ke-6 RI Try Sutrisno. (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

MonitorUpdate.com – Presiden RI Prabowo Subianto memimpin langsung upacara pemakaman militer almarhum Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026) siang. Prosesi berlangsung khidmat dengan penghormatan militer penuh dan tembakan salvo.

Try Sutrisno wafat pada usia 90 tahun di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, pukul 06.58 WIB. Ia mengembuskan napas terakhir akibat penurunan kondisi kesehatan karena faktor usia.

Upacara kenegaraan dimulai dengan laporan Komandan Upacara Kolonel Inf Beni Angga kepada Presiden selaku inspektur upacara, dilanjutkan pembacaan riwayat hidup dan apel persada.

Baca Juga: Try Sutrisno Wafat di Usia 90 Tahun, Bangsa Kehilangan Wakil Presiden Era Orde Baru

“Sebagai Presiden Republik Indonesia, atas nama negara, bangsa dan Tentara Nasional Indonesia, saya mempersembahkan kepada persada ibu pertiwi jiwa raga dan jasa-jasa almarhum Try Sutrisno,” ujar Prabowo dalam amanatnya.

Prabowo juga menyampaikan doa agar amal ibadah dan pengabdian almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta menjadi teladan bagi generasi penerus.

Dimakamkan Satu Blok dengan Tokoh Bangsa
Jenazah dimakamkan di Blok M131 TMP Kalibata. Di blok yang sama juga dimakamkan Presiden ke-3 RI B. J. Habibie bersama istrinya Hasri Ainun Besari, serta Ibu Negara Ani Yudhoyono dan Pramono Edhie Wibowo.

Hadir dalam prosesi tersebut sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Panglima TNI Agus Subiyanto, serta Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Tampak pula Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Wapres ke-11 Boediono, serta Wapres ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla.

Jejak Karier Militer dan Politik
Try Sutrisno menjabat sebagai Wakil Presiden RI periode 1993–1998. Sebelumnya, ia merupakan Panglima ABRI periode 1988–1993. Karier militernya lekat dengan dinamika politik Orde Baru, terutama dalam masa transisi menuju akhir pemerintahan Presiden Soeharto.

Sebagai figur militer yang kemudian masuk lingkar kekuasaan sipil, Try termasuk tokoh yang menjadi saksi perubahan besar dalam sistem ketatanegaraan Indonesia, dari era dominasi militer hingga awal reformasi.

Namun demikian, sejumlah kalangan menilai warisan era tersebut masih menyisakan perdebatan panjang terkait relasi sipil-militer dan reformasi institusi pertahanan yang hingga kini terus bergulir.

Faktor Usia, Bukan Penyakit Khusus
Pihak keluarga memastikan tidak ada penyakit khusus yang diderita Try Sutrisno sebelum wafat. Putranya, Taufik Dwi Cahyono, menyebut kondisi kesehatan ayahnya menurun secara alami karena usia.

“Memang karena faktor usia. Umur 90 tahun tentu kemampuan fisik, termasuk pernapasan, menurun. Tidak ada penyakit khusus,” ujar Taufik di RSPAD Gatot Soebroto.

Kepergian Try Sutrisno menandai berkurangnya satu lagi tokoh senior militer dan politik yang mewarnai perjalanan republik pada dekade 1980–1990-an. Pemerintah menetapkan pemakaman secara militer sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdiannya kepada negara. (MU01)

Share this article