Prabowo Siapkan Pusat Olahraga Raksasa 500 Hektare, Targetkan Lahirnya Atlet Kelas Dunia

Presiden Prabowo Subianto. Foto: Tangkapan Layar Youtube/Sekretariat Presiden RI
Presiden Prabowo Subianto. Foto: Tangkapan Layar Youtube/Sekretariat Presiden RI

MonitorUpdate.com – Presiden Prabowo Subianto memastikan pemerintah akan membangun sebuah pusat olahraga raksasa seluas 500 hektare sebagai fondasi pembinaan atlet jangka panjang. Rencana tersebut disampaikan saat melepas kontingen Indonesia untuk SEA Games 2025 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (5/12/2025).

Pemerintah menyiapkan langkah besar dalam sektor olahraga nasional. Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan rencana pembangunan pusat olahraga terpadu dengan luas minimal 500 hektare. Menurutnya, skala tersebut merupakan syarat mutlak jika Indonesia ingin memiliki sistem pembinaan yang kompetitif dan berkelanjutan.

BACA JUGA : Gubernur Aceh Tolak Izin Umrah Bupati di Tengah Bencana, Kemendagri Turun Tangan

“Saya sudah merencanakan kita akan bangun pusat olahraga yang besar, saya minta sekitar minimal 500 hektare. Nggak ada pusat olahraga yang 5 hektare, 8 hektare, tidak,” ujar Prabowo dalam sambutannya.

Prabowo menegaskan bahwa pusat olahraga itu akan menjadi tulang punggung strategi pembinaan jangka panjang. Ia menyebut pemerintah berkomitmen mengirim atlet-atlet muda belajar ke luar negeri, mendatangkan pelatih terbaik dunia, hingga membangun sistem latihan dari usia dini melalui pusat pelatihan terintegrasi.

“Kita akan bertekad untuk mengadakan pembinaan olahraga jangka panjang. Kita akan kirim anak-anak kita ke mana saja untuk belajar, kita akan datangkan pelatih-pelatih terbaik dan kita akan bina dari usia dini, dari umur 8 tahun,” kata Prabowo.

Dengan populasi yang mendekati 300 juta jiwa, Prabowo menilai Indonesia seharusnya dapat menghasilkan lebih banyak atlet kelas dunia jika didukung manajemen pembinaan dan infrastruktur yang memadai. Langkah pembangunan pusat olahraga skala besar ini disebutnya sebagai investasi strategis menuju SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade.

“Saya percaya dengan pembinaan seperti ini, (penduduk) 300 juta pasti melahirkan banyak pendekar-pendekar muda yang akan mengangkat nama harum bangsa,” tegasnya.

Rencana ini menambah daftar proyek prioritas pemerintah di sektor olahraga, yang sebelumnya juga mencakup evaluasi menyeluruh tata kelola federasi, peningkatan fasilitas latihan, dan penyelarasan program pembinaan daerah. Pemerintah menargetkan perubahan signifikan pada performa Indonesia dalam ajang internasional mulai 2026. (MU01)

Share this article