MonitorUpdate.com – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan rencana pemerintah untuk menghadirkan mobil dan motor buatan dalam negeri sebagai bagian dari penguatan industri otomotif nasional. Hal tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri peluncuran program Digitalisasi Pembelajaran di SMPN 4 Bekasi, Jawa Barat, Senin (17/11/2025).
“Kita akan mempunyai mobil buatan Indonesia sendiri, motor buatan Indonesia sendiri. Saya sudah siapkan,” ujar Prabowo dalam sambutannya.
Meski demikian, Prabowo tidak menjelaskan lebih lanjut detail model maupun waktu peluncuran kendaraan tersebut. Ia juga belum memaparkan mekanisme produksinya, apakah dilakukan secara mandiri atau melalui kemitraan dengan produsen otomotif global.
Baca Juga: Mobil Nasional Mulai Diproduksi 2027? Pindad Dapat Mandat Besar dari Pemerintah
Dalam kesempatan itu, Prabowo turut menyinggung rencana modernisasi transportasi rakyat. Menurut dia, seluruh becak di Indonesia nantinya akan menggunakan motor listrik. “Nanti semua becak di seluruh Indonesia harus pakai motor listrik,” katanya. Ia juga menekankan perlunya batas usia bagi pengemudi becak agar tidak ada pengemudi yang berusia di atas 70 tahun.
Prabowo menyatakan telah meminta jajaran menteri untuk menyiapkan skema yang dibutuhkan. “Kita menuju Indonesia yang hebat, Indonesia Emas,” ujarnya.
Rencana pengembangan kendaraan nasional sebelumnya telah disampaikan Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna pada 20 Oktober 2025, di mana pemerintah menargetkan produksi mobil nasional dapat terlaksana dalam tiga tahun ke depan.
Minat dari pelaku industri global juga mulai terlihat. Dalam rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC di Gyeongju, Republik Korea, 30 Oktober 2025 lalu, President of Hyundai Motor Group Amb Sung Kim menyatakan ketertarikan perusahaan untuk terlibat dalam proyek mobil nasional Indonesia saat bertemu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Ketertarikan tersebut dinilai dapat memperkuat kolaborasi teknologi dan percepatan pengembangan industri otomotif nasional, sejalan dengan agenda besar pemerintah menuju kemandirian di sektor strategis. (MU01)










