Ramai Tagar #BoikotTrans7, Maman Imanulhaq Nilai Tayangan Xpose Lecehkan Pesantren

Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanulhaq. Foto: Arief/vel
Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanulhaq. (Foto: Arief/vel).

MonitorUpdate.com – Program Xpose di Trans7 menuai kecaman setelah menayangkan episode yang dinilai melecehkan Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri. Anggota DPR Maman Imanulhaq menyebut tayangan itu sebagai bentuk jurnalisme yang tidak beretika dan merusak citra pesantren.

Maman Imanullhaq mengecam keras program Xpose Trans7 yang menampilkan kehidupan di Pondok Pesantren Lirboyo. Ia menilai tayangan itu menyudutkan pesantren dan menunjukkan lemahnya standar etika jurnalistik di televisi nasional.

Baca Juga: Ambruknya Ponpes Al Khoziny, DPR Ingatkan: Jangan Lagi Nyawa Santri Jadi Korban Tata Kelola Bobrok

“Tayangan itu bukan hanya tendensius, tapi juga berkualitas rendah dan tidak mendidik,” kata Maman, Kamis (16/10/2025).

Kontroversi bermula dari segmen Xpose Uncensored berjudul provokatif “Santrinya minum susu aja kudu jongkok, emang gini kehidupan di pondok?” yang viral di media sosial. Tayangan itu memicu kemarahan publik hingga muncul tagar #BoikotTrans7.

Maman menilai program tersebut menggiring opini publik tanpa menghadirkan pandangan pihak pesantren. Ia menegaskan pesantren bukan objek hiburan, melainkan lembaga pendidikan yang telah berkontribusi besar bagi masyarakat kecil.

“Trans7 seharusnya menampilkan sisi pesantren yang edukatif dan inspiratif, bukan memframing secara sepihak,” ujarnya.

Maman mendesak Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) memeriksa dan menghentikan sementara program Xpose. Ia juga meminta Dewan Pers menelusuri dugaan pelanggaran kode etik jurnalistik. “Kami tidak anti kritik, tapi sampaikan dengan cara yang beretika dan objektif,” tegasnya. (MU01)

Share this article