MonitorUpdate.com — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mulai merealisasikan program Sekolah Gratis pada tahun ajaran 2025/2026. Program ini telah menjamin biaya pendidikan bagi 60.705 siswa jenjang SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKh) swasta di seluruh wilayah Banten.
Gubernur Banten Andra Soni menegaskan, kebijakan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan seluruh anak Banten dapat mengakses pendidikan menengah tanpa terkendala biaya.
“Seluruh anak di Provinsi Banten harus bisa mengenyam pendidikan hingga SMA atau sederajat. Saat ini, program Sekolah Gratis sudah menjangkau puluhan ribu siswa,” kata Andra Soni saat menghadiri Haul Haji Hasan Murtaba Dinata bin Sahari, Hajah Halimah, dan Hajah Susilawati binti Norin Suhadi di Lingkungan Poris, Kota Tangerang, Kamis (1/1/2026).
Menurut Andra, program Sekolah Gratis merupakan realisasi dari janji kerja Pemprov Banten untuk menekan angka putus sekolah, khususnya di kalangan masyarakat kurang mampu. Pemerintah, kata dia, tidak ingin faktor ekonomi menjadi penghalang anak-anak Banten melanjutkan pendidikan ke jenjang menengah.
Ia mengungkapkan, kebijakan tersebut juga terinspirasi dari kiprah tokoh pendidikan Kota Tangerang, Haji Turidi, yang dikenal konsisten membantu anak-anak dari keluarga prasejahtera agar tetap bersekolah.
“Pemprov Banten mengadopsi pemikiran dan keteladanan Haji Turidi. Semangat kepedulian itu kita wujudkan dalam kebijakan pemerintah agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas,” ujar Andra.
Silaturahmi Awal Tahun dan Kondisi Banten
Selain menyampaikan capaian program pendidikan, kehadiran Gubernur Andra Soni di Poris juga dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat di awal Tahun 2026. Ia meminta doa agar mampu menjalankan amanah kepemimpinan secara adil serta menjaga pemerintahan yang bersih dari praktik korupsi.
Pada kesempatan yang sama, Andra menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru 2026 dan mengapresiasi kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Banten yang dinilai kondusif selama perayaan pergantian tahun.
Terkait cuaca ekstrem, Andra menjelaskan bahwa Pemprov Banten sebelumnya telah menetapkan status Siaga Bencana sebagai langkah antisipasi, seiring prakiraan puncak curah hujan tertinggi yang terjadi pada 30–31 Desember 2025.
“Alhamdulillah, pergantian Tahun Baru 2026 berjalan aman dan lancar,” ujarnya.
Keteladanan Tokoh Pendidikan Poris
Haul tersebut digelar untuk mengenang jasa tokoh masyarakat Poris, Almarhum Haji Hasan Murtaba Dinata dan Almarhumah Hajah Halimah, yang merupakan orang tua dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten, Jamaludin. Sementara Almarhumah Hajah Susilawati binti Norin Suhadi adalah istri Jamaludin.
Dalam sambutannya, Jamaludin mengenang kedua orang tuanya sebagai sosok yang menanamkan nilai pentingnya pendidikan sejak dini.
“Orang tua kami selalu menekankan pentingnya pendidikan. Pada masanya, di lingkungan Poris, Haji Hasan Murtaba Dinata dikenal sebagai satu-satunya warga yang menempuh pendidikan hingga Sekolah Pendidikan Guru Agama (PGA),” kata Jamaludin.
Program Sekolah Gratis Pemprov Banten diharapkan menjadi fondasi kuat pemerataan pendidikan sekaligus investasi jangka panjang dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah. (MU01)










