Try Sutrisno Wafat di Usia 90 Tahun, Bangsa Kehilangan Wakil Presiden Era Orde Baru

Wakil Presiden ke-6 Try Sutrisno. Foto: Youtube/Sekretariat Presiden
Wakil Presiden ke-6 Try Sutrisno. (Foto: Youtube/Sekretariat Presiden)

MonitorUpdate.com – Kabar duka datang dari dunia politik dan militer nasional. Wakil Presiden ke-6 RI, Try Sutrisno, meninggal dunia pada Senin (2/3/2026) pukul 06.58 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Jakarta. Ia wafat dalam usia 90 tahun.

Kepergian mantan Panglima ABRI yang kemudian mendampingi Presiden Soeharto pada periode 1993–1998 itu menandai berakhirnya satu lagi generasi penting dalam sejarah transisi politik Indonesia.

Disemayamkan di Menteng
Berdasarkan informasi yang dihimpun, jenazah almarhum dimandikan di rumah duka RSPAD sebelum dibawa ke kediamannya di Jalan Purwakarta Nomor 6, Menteng, Jakarta Pusat, untuk disemayamkan.

Pemerintah memastikan prosesi penghormatan akan diberikan secara layak. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membenarkan kabar wafatnya Try Sutrisno.

“Kita berdukacita sangat mendalam. Saya sudah minta RSPAD garnisun Setneg untuk memberikan atensi terbaik,” ujarnya.

Kabar serupa juga dikonfirmasi mantan Kepala RSPAD Letjen TNI (Purn) Albertus Budi Sulistya. “Benar,” katanya singkat.

Jejak Panjang di Militer dan Politik
Try Sutrisno merupakan salah satu figur militer paling berpengaruh di era Orde Baru. Lulusan Akademi Militer Nasional 1959 itu meniti karier dari komandan tempur hingga menjabat Panglima ABRI pada 1988–1993. Ia kemudian dipercaya menjadi Wakil Presiden RI ke-6 mendampingi Presiden Soeharto.

Dalam sejarah politik Indonesia, masa jabatan Try Sutrisno sebagai wakil presiden berlangsung di periode krusial menjelang krisis ekonomi 1997–1998 yang berujung pada reformasi dan runtuhnya Orde Baru.

Sebagai figur militer yang beralih ke jabatan sipil tertinggi kedua di negara ini, Try merepresentasikan kuatnya peran dwifungsi ABRI dalam lanskap politik nasional saat itu—sebuah konsep yang kemudian dihapus pada era Reformasi.

Penghormatan Negara?
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai lokasi pemakaman dan apakah almarhum akan dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan Kalibata.

Namun, mengingat posisinya sebagai mantan Wakil Presiden dan Panglima ABRI, prosesi kenegaraan diperkirakan akan menyertai pelepasan jenazah.

Kepergian Try Sutrisno menambah daftar tokoh senior nasional yang wafat dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus menjadi momen refleksi atas perjalanan panjang sejarah politik Indonesia dari Orde Baru menuju Reformasi.

Pemerintah dan sejumlah tokoh nasional dijadwalkan melayat di rumah duka hari ini. (MU01)

Share this article