MonitorUpdate.com – Komandan Batalyon C Resimen IV Korps Brimob Polda Metro Jaya, Komisaris Polisi (Kompol) Kosmas Kaju Gae resmi dipecat tidak hormat dari Polri.
Keputusan itu dijatuhkan Sidang Komite Kode Etik Profesi (KKEP) buntut kasus tewasnya pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan, yang dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat aksi unjuk rasa pada 28 Agustus 2025.
Baca juga: Polisi Ungkap Peran 6 Tersangka Penghasut Kerusuhan, Ada yang Bikin Tutorial Bom Molotov
“Pemberhentian tidak dengan hormat sebagai anggota Polri,” kata Ketua Sidang KKEP Komisaris Besar Heri Setiawan di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (3/9/2025).
Baca juga: Polisi Bongkar Prostitusi Online di Pekalongan, Operator Raup Rp50 Ribu per Transaksi
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan Kosmas terbukti melakukan pelanggaran etik kategori berat.
Ia dinilai tidak profesional dalam penanganan aksi unjuk rasa hingga menimbulkan korban jiwa.“Korban jiwa itu adalah Affan yang merupakan pengemudi ojek online,” ujar Trunoyudo.
Kosmas Minta Maaf, Bantah Sengaja
Dalam sidang, terungkap bahwa Kosmas berada di kursi depan samping pengemudi rantis, Bripka Rohmat, saat peristiwa terjadi. Sementara lima anggota Brimob lainnya duduk di bangku belakang. Usai sidang, Kosmas menyampaikan permintaan maaf dan membantah memiliki niat mencelakakan korban.
“Demi Tuhan, tidak ada niat untuk membuat orang celaka. Saya turut berduka cita yang mendalam untuk keluarga almarhum Affan Kurniawan,” ucapnya.
Kosmas mengaku baru mengetahui Affan tewas setelah video peristiwa itu viral di media sosial. “Kami baru tahu beberapa jam setelah kejadian lewat medsos. Saya juga minta maaf kepada pimpinan Polri dan rekan-rekan yang bertugas,” katanya.
Kronologi Singkat
Affan Kurniawan tewas dilindas rantis Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam. Saat itu, ia tengah mengantarkan pesanan makanan dan berusaha menerobos kerumunan massa demonstran.
Video yang beredar memperlihatkan Affan sempat terjatuh sebelum akhirnya terlindas. Peristiwa itu memicu amarah sesama pengemudi ojol dan warga. Massa bahkan sempat mendatangi Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat, dan membakar pos polisi di kolong flyover Senen.
(MU01)










