BNPB Peringatkan Cuaca Ekstrem di Masa Peralihan Musim, Ini Langkah Antisipasinya

Ilustrasi Photo; Kantor BNPB
Ilustrasi Photo: Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)

MonitorUpdate.com — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem seiring masuknya sebagian besar wilayah Indonesia ke masa peralihan musim.

“Sejak akhir Agustus hingga September, banyak wilayah sudah memasuki masa peralihan dari kemarau ke hujan. Fenomenanya ditandai dengan hujan lebat, petir, dan angin kencang,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan pers, Rabu (17/9/2025).

BNPB meminta pemda menyiapkan langkah antisipatif agar dampak cuaca ekstrem tidak mengganggu aktivitas harian. “Pemetaan wilayah rawan banjir, longsor, genangan air, maupun angin kencang perlu diperbarui secara berkala,” ujarnya.

Baca juga: Publikasi Kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Tahun 2025

Selain itu, masyarakat juga diminta lebih waspada saat beraktivitas di luar ruangan, terutama di sekitar pohon besar dan baliho yang rawan tumbang. “Menjaga kebersihan lingkungan, memastikan saluran air tidak tersumbat, dan tidak membuang sampah sembarangan dapat membantu meminimalisir risiko banjir,” tutur Abdul Muhari.

BNPB menekankan, kesiapsiagaan dini baik dari pemerintah maupun warga akan sangat menentukan dalam mengurangi risiko bencana di tengah perubahan cuaca yang semakin tidak menentu.

(MU01)

Share this article