MonitorUpdate.com – Kementerian Sosial (Kemensos) menyiapkan kini tengah menyiapkan program makan bergizi gratis (MBG) bagi kelompok lanjut usia (lansia) telantar dan penyandang disabilitas.
Program ini akan berjalan mulai 2026 dan menjanjikan dua kali makan sehari yang diantar langsung setiap hari.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, skema baru tersebut berbeda dari program MBG yang dikelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di bawah Badan Gizi Nasional. Dalam program Kemensos, layanan distribusi makanan akan dilakukan oleh kelompok masyarakat (pokmas) di wilayah masing-masing.
Baca Juga: BGN Akui Gaji Petugas MBG Terlambat, Janji Rampungkan Pembayaran Minggu Ini
“Ini makan bergizi gratis sehari dua kali. Pagi dan siang, tetapi diantarkan setiap pagi. Siapa yang melayani? Pokmas, kelompok masyarakat setempat,” ujar Gus Ipul di Jakarta Selatan, Kamis (13/11/2025).
Pengantaran makanan akan dilakukan setiap hari, termasuk akhir pekan. “Tanpa mengenal hari libur, Sabtu atau Minggu. Prioritasnya jelas: lansia usia di atas 75 tahun dan tinggal sendirian,” kata dia.
Kemensos menargetkan program ini menyasar 100.000 penerima manfaat yang terdiri atas lansia telantar berusia di atas 75 tahun serta penyandang disabilitas yang membutuhkan dukungan harian. Program ini sekaligus menjadi transformasi lanjutan dari program permakanan yang selama ini dijalankan Kemensos.
Anggaran program sepenuhnya berasal dari Kementerian Sosial, bukan dari Badan Gizi Nasional. “Ini khusus dari Kementerian Sosial sebagai tindak lanjut dari program kita sebelumnya,” ucap Gus Ipul.
Menu makanan juga akan disesuaikan dengan standar MBG. “Per menu Rp 15.000. Dua kali berarti Rp 30.000 per hari,” ujar dia.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan pemenuhan gizi kelompok rentan sekaligus memastikan mereka tidak terabaikan dalam layanan sosial yang berkelanjutan. (MU01)








