MonitorUpdate.com — Anggota Komisi IX DPR RI, Nuroji, mengingatkan agar pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya dikuasai oleh segelintir pihak bermodal besar. Ia menilai, pemerintah perlu memastikan pemerataan ekonomi daerah melalui pelibatan koperasi dan pelaku UMKM lokal dalam pengelolaan dapur steril Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Jangan sampai pemilik dapur juga yang menguasai seluruh rantai bisnis, dari penyewaan dapur hingga menjadi pemasok bahan. Harus ada pemerataan yang adil,” kata Nuroji di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/11/2025).
Baca Juga: 8.500 Dapur MBG Belum Bersertifikat, DPR: Jangan Main-main dengan Keselamatan Anak
Menurut politikus Partai Gerindra itu, semangat gotong royong perlu dijaga agar manfaat program tidak hanya terpusat di kalangan tertentu. Ia menilai, koperasi pasar dan pelaku UMKM sebenarnya memiliki potensi besar menjadi pemasok bahan makanan bagi dapur steril MBG.
“Kalau koperasi diberi ruang, ekonomi lokal bisa tumbuh,” ujarnya.
Selain itu, Nuroji juga mendorong adanya pembatasan jumlah dapur yang boleh dimiliki satu yayasan atau pengelola untuk mencegah penguasaan pasar secara berlebihan. (MU01)









