MonitorUpdate.com — Pameran Kaligrafi Internasional yang digelar Jakarta Islamic Centre (JIC) di UPTD Museum Kendari resmi ditutup pada Sabtu (18/10/2025). Selama delapan hari pelaksanaan, kegiatan ini mencatat lebih dari 8.000 pengunjung, menjadikannya salah satu ajang seni Islam terbesar di Sulawesi Tenggara.
Pameran yang menampilkan ratusan karya kaligrafi dari seniman nasional dan internasional ini mendapat sambutan luas dari masyarakat, baik yang hadir langsung maupun mengikuti secara daring dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri.
Kepala Divisi Sosial Budaya dan Ekonomi Syariah JIC, Sukri Kardjono, mengatakan kegiatan tersebut bukan hanya ajang pamer karya, tetapi juga bentuk diplomasi budaya Islam yang menyampaikan pesan keindahan dan perdamaian lintas bangsa.
Baca Juga: Transaksi ISEF 2025 Melejit 55%, Indonesia Semakin Dekat Jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia
Ia menyebut, lebih dari 60 karya kaligrafi seniman luar negeri akan dihibahkan menjadi koleksi tetap Museum Sultra, sebagai warisan budaya bagi masyarakat. Tahun depan, JIC berencana menggelar pameran serupa di Jawa Tengah dengan melibatkan hingga 70 negara peserta.
Ketua Panitia, Dipo Khairul, menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat Sulawesi Tenggara yang tinggi. Ia berharap pameran ini dapat menumbuhkan kecintaan terhadap seni kaligrafi Islam sekaligus mempererat hubungan budaya antara Indonesia dan dunia. (MU01)









