MonitorUpdate.com — Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Suahasil dilantik di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (14/9/2026), dalam rangkaian perubahan susunan Kabinet Merah Putih.

Pelantikan tersebut dipimpin langsung Presiden Prabowo. Suahasil mengucapkan sumpah jabatan untuk menjalankan tugas sebagai Menteri Keuangan dalam sisa masa jabatan periode 2024–2029. Pengangkatan itu dituangkan dalam Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026.

Pergantian ini sekaligus mengakhiri masa jabatan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai bendahara negara. Purbaya sebelumnya dilantik sebagai Menteri Keuangan pada September 2025 menggantikan Sri Mulyani Indrawati. Dengan demikian, Suahasil menjadi Menteri Keuangan ketiga pada pemerintahan Presiden Prabowo.

Suahasil bukan sosok baru di Kementerian Keuangan. Sebelum dipercaya sebagai Menkeu, ia menjabat Wakil Menteri Keuangan sejak 2019, baik pada pemerintahan Presiden Joko Widodo maupun pemerintahan Prabowo. Ia sebelumnya juga pernah memimpin Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan.

Baca Juga: Harapan ke Menkeu Baru Mulai Pudar? Pertumbuhan Meleset, Risiko Fiskal RI Disorot

Dari sisi akademik, Suahasil merupakan ekonom yang berkarier sebagai dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia. Ia meraih gelar doktor atau PhD dari University of Illinois Urbana-Champaign, Amerika Serikat, dan dikukuhkan sebagai guru besar bidang ekonomi pada 2009.

Tantangan Suahasil tidak ringan. Ia harus menjaga kredibilitas APBN, mengendalikan defisit, sekaligus memastikan kebijakan fiskal tetap mampu mendukung agenda pembangunan pemerintah. Sebelumnya, saat masih menjadi Wamenkeu, Suahasil menekankan pentingnya APBN yang sehat dan kredibel dengan defisit tetap di bawah 3 persen terhadap PDB.

Pergantian Menkeu juga terjadi ketika pemerintah menghadapi kebutuhan menjaga kepercayaan pasar dan stabilitas ekonomi. Reuters melaporkan bahwa perubahan tersebut berlangsung di tengah perhatian investor terhadap arah kebijakan fiskal dan ekonomi Indonesia. Suahasil kini dituntut memastikan kesinambungan kebijakan sekaligus memberikan kepastian kepada pasar.

Sejumlah pejabat tinggi negara hadir dalam pelantikan, antara lain para menteri koordinator, Menteri Luar Negeri Sugiono, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kepala BIN Herindra, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, hingga Wakapolri Komjen Dedy Prasetyo.

Kini perhatian publik tertuju pada langkah pertama Suahasil sebagai Menteri Keuangan. Selain menjaga stabilitas fiskal, ia menghadapi tuntutan untuk memperkuat penerimaan negara, mengelola belanja pemerintah, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan program prioritas Presiden Prabowo tetap berjalan tanpa mengorbankan kesehatan APBN. (MU01)