MonitorUpdate.com – Sebanyak 17 calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Padurenan, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, resmi ditetapkan untuk mengikuti proses pemilihan anggota BPD periode 2027-2035.

Penetapan tersebut berlangsung di aula Kantor Desa Padurenan, Jumat (25/9/2026) malam. Dari 17 calon yang ditetapkan, terdapat dua calon petahana, 12 calon laki-laki, serta lima calon anggota perwakilan perempuan.

Dengan hanya tersedia sembilan kursi, proses pemilihan BPD Padurenan dipastikan menjadi perhatian warga di masing-masing wilayah.

Kepala Desa Padurenan, Ralih Hidayat, mengatakan banyaknya warga yang mencalonkan diri merupakan bentuk kepedulian dan kecintaan terhadap Desa Padurenan.

Menurutnya, seluruh calon yang telah ditetapkan merupakan warga terbaik yang memiliki kesempatan untuk berkontribusi dalam pembangunan desa.

Ralih pun mengingatkan agar proses pemilihan tidak dipandang sebagai sebuah pertandingan yang berpotensi menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.

“Ini jangan dianggap pertandingan. Saya tidak mau gara-gara sekadar jabatan BPD, silaturahmi kekeluargaan antarwarga terpecah,” ujar Ralih.

Baca Juga : RW 04 Padurenan Resmi Jadi Lokus Penataan Dayeuh Pajajaran

Selain menetapkan calon yang telah dinyatakan lengkap dan memenuhi persyaratan administrasi, panitia juga menggelar pengambilan nomor urut calon. Dimana nomor urut tersebut nantinya menjadi identitas masing-masing calon dalam proses pemilihan yang akan berlangsung di lingkungan masing-masing wilayah RW.

Ketua Panitia Pemilihan Anggota BPD Padurenan periode 2027-2035, Rudi Mochtar, menjelaskan pemilihan dilakukan di masing-masing wilayah RW dengan mekanisme musyawarah mufakat sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia.

“Anggota BPD yang akan terpilih nanti menjadi perwakilan dari masing-masing lingkungannya,” kata Rudi eksklusif kepada MonitorUpdate.com usai kegiatan.

Ia menjelaskan, apabila dalam satu wilayah terdapat lebih dari satu calon, proses penentuan dilakukan melalui pemilihan oleh perwakilan tokoh masyarakat setempat.

Rudi menambahkan, panitia sebelumnya telah menemui seluruh calon anggota BPD yang mendaftar. Dalam pertemuan tersebut, para calon juga telah menyampaikan visi dan misi mereka.

Dari penyampaian tersebut, kata Rudi, terdapat sejumlah poin yang menjadi perhatian para calon, di antaranya membangun desa bersama pemerintah desa, menyampaikan aspirasi masyarakat, serta menjalankan fungsi BPD sebagai mitra kerja kepala desa.

“Harapan kami dari panitia pemilihan anggota BPD, agar lebih baik dan aspiratif lagi dalam menjalankan tugas. Dan bisa bekerja sama dengan pemerintah untuk melayani masyarakat,” pungkasnya.

Untuk diketahui, musyawarah penetapan calon anggota BPD sekaligus pengambilan nomor urut tersebut dihadiri para ketua RT dan RW se-Desa Padurenan serta seluruh calon anggota BPD yang telah ditetapkan. (MU02)