MonitorUpdate.com — Timnas Indonesia U-20 harus puas berbagi angka setelah ditahan Malaysia tanpa gol dalam laga perdana Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 di Lao National Stadium KM16, Vientiane, Laos, Senin (31/8/2026).

Garuda Muda tampil cukup agresif dan mampu menciptakan sejumlah peluang. Namun, hingga pertandingan berakhir, tidak satu pun peluang tersebut berhasil dikonversi menjadi gol.

Hasil 0-0 membuat Indonesia dan Malaysia sama-sama mengantongi satu poin dari pertandingan pertama. Posisi keduanya masih berpeluang berubah setelah Laos dan Australia memainkan pertandingan mereka.

Nova Arianto: Semua Lawan Harus Diantisipasi
Sebelum pertandingan, pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto, telah mengingatkan skuadnya agar tidak menganggap remeh kekuatan lawan di Grup H. Nova menyebut Malaysia merupakan tim yang patut diwaspadai, terlebih setelah melihat performa mereka pada ajang sebelumnya.

“Kita mengantisipasi semua tim. Kita bisa melihat Malaysia juga tampil sangat baik di Piala AFF, termasuk bagaimana kita melawan Australia,” kata Nova Arianto. Pelatih berusia 46 tahun itu juga menegaskan bahwa target Indonesia dalam kualifikasi tersebut adalah lolos ke putaran final Piala Asia U-20 2027.

Baca Juga: Pramono Siapkan Dua Venue untuk FIFA ASEAN Cup 2026, JIS Terkendala Jadwal Konser

“Kalau target khusus, pastinya kita ingin lolos ke Piala Asia. Itu sudah saya sampaikan kepada pemain,” ujar Nova.

Meski demikian, Nova meminta para pemain tidak menjadikan target tersebut sebagai tekanan berlebihan. Ia ingin para pemain menikmati pertandingan dan tampil lepas di lapangan.

“Harapannya pemain bisa lebih enjoy lagi, bukan menjadi sebuah beban. Harapannya, ini menjadi tujuan kita bersama menuju ke Piala Asia,” tuturnya.

Kapten Putu Panji Optimistis
Kapten Timnas Indonesia U-20, Putu Panji, sebelumnya juga menyatakan skuad Garuda Muda telah menjalani persiapan panjang sebelum memasuki babak kualifikasi. Menurutnya, persiapan dilakukan hampir satu bulan, mulai dari pemusatan latihan di Solo hingga agenda uji coba di Thailand dan persiapan akhir di Laos.

“Situasi tim saat ini kondisinya sangat siap,” kata Putu Panji. Ia mengakui persaingan di Grup H tidak mudah karena Indonesia harus menghadapi Malaysia, Australia, dan Laos.

“Tim-tim lawan sangat berat, tentunya. Apalagi di grup ini ada Australia, ada Malaysia, ada Laos yang cukup berat bagi kami. Tapi kita akan siapkan satu per satu, dari pertandingan ke pertandingan,” ujarnya.

Penyelesaian Akhir Jadi Pekerjaan Rumah
Hasil imbang menghadapi Malaysia menjadi pekerjaan rumah bagi Nova Arianto dan staf pelatih, terutama dalam hal efektivitas serangan. Sejumlah peluang berhasil diciptakan Indonesia, tetapi ketajaman di depan gawang belum menghasilkan gol. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena persaingan Grup H diprediksi berlangsung ketat.

Indonesia selanjutnya akan menghadapi Laos U-20 pada Kamis (3/9/2026). Setelah itu, Garuda Muda ditantang Australia U-20 pada Minggu (6/9/2026). Kedua pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk mengamankan kemenangan sekaligus menjaga peluang lolos ke putaran final Piala Asia U-20 2027.

Dengan format kualifikasi yang ketat, setiap poin menjadi penting. Karena itu, Garuda Muda tidak hanya membutuhkan permainan dominan, tetapi juga efektivitas dalam memanfaatkan peluang.

Jadwal Indonesia U-20 Grup H:
– Indonesia vs Malaysia — 0-0, 31 Agustus 2026
– Laos vs Indonesia — 3 September 2026
– Australia vs Indonesia — 6 September 2026

(MU01)