MonitorUpdate.com – Komisi Yudisial (KY) mengumumkan sebanyak 20 calon hakim agung dan 3 calon hakim ad hoc Hak Asasi Manusia (HAM) di Mahkamah Agung (MA) lolos seleksi tahap III, yakni pemeriksaan kesehatan dan kepribadian.
Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Pleno KY pada Kamis (31/7/2025) dan diumumkan melalui konferensi pers daring oleh Ketua Bidang Rekrutmen Hakim KY, M. Taufiq HZ.
“Para peserta yang dinyatakan lulus akan mengikuti tahapan selanjutnya, yaitu seleksi wawancara yang akan digelar pada 6 hingga 9 Agustus 2025 di Kantor KY, Jakarta,” kata Taufiq.
Seleksi tahap III mencakup komponen pemeriksaan kesehatan, asesmen kompetensi, penilaian potensi, serta rekam jejak calon.
Didominasi Hakim Karier
Dari 20 calon hakim agung yang lolos, 13 orang merupakan hakim karier dan sisanya berasal dari latar belakang profesi lain. Berdasarkan jenjang pendidikan, enam orang bergelar magister (S2) dan 14 lainnya bergelar doktor (S3).
Para calon tersebut meliputi:
Kamar Pidana: Alimin Ribut Sujono, Annas Mustaqim, Avrits, Catur Iriantoro, Julius Panjaitan, dan Suradi.
Kamar Perdata: Ennid Hasanuddin dan Heru Pramono.
Kamar Agama: Abd. Hakim, Abdul Hadi, Lailatul Arofah, dan Muhayah.
Kamar Militer: Agustinus Purnomo Hadi.
Kamar TUN: Hari Sugiharto.
Kamar TUN Khusus Pajak: Agus Suharsono, Arifin Halim, Budi Nugroho, Diana Malemita Ginting, Triyono Martanto, dan Wahyu Widodo.
Sementara itu, tiga calon hakim ad hoc HAM yang dinyatakan lulus adalah Prof. Agus Budianto, Bonifasius Nadya Arybowo, dan Moh. Puguh Haryogi.
Dua di antaranya merupakan akademisi, dan satu lainnya berasal dari latar belakang berbeda. Mereka terdiri dari satu lulusan magister dan dua doktor.
Disaring Panelis Independen
Seleksi wawancara akan dilakukan oleh panelis yang terdiri dari tujuh anggota KY, satu negarawan, dan satu pakar hukum. Materi wawancara akan mencakup visi dan misi, komitmen kenegarawanan, integritas, hingga penguasaan hukum formil dan materiil.
KY juga mengajak publik untuk turut mengawal proses seleksi ini. “Masyarakat dapat berpartisipasi secara langsung di Kantor KY atau menyimak melalui kanal YouTube Komisi Yudisial,” kata Taufiq.
Seluruh hasil seleksi dapat diakses di situs resmi KY, www.komisiyudisial.go.id, sejak 31 Juli 2025.
Seleksi ini dilakukan untuk mengisi 17 posisi hakim agung di MA, serta tiga posisi hakim ad hoc HAM sesuai permintaan dari Mahkamah Agung.
(mu01)









