MonitorUpdate.com– Pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) perwakilan RW 05, Kampung Bulak, Desa Padurenan, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, menghadirkan dua wajah baru untuk masa bakti 2027–2035. Wahyu Dwiyan dan Rafika Muhibah berhasil meraih suara terbanyak dalam pemilihan yang berlangsung di pendopo lingkungan RW 05, Jumat (9/10/2026) malam.
Wahyu, calon nomor urut 2, berhasil mengungguli Sarifudin yang merupakan petahana sekaligus Ketua BPD saat ini. Wahyu meraih 25 suara, sedangkan Sarifudin memperoleh 4 suara dari total 29 pemilih.
Sementara itu, Rafika Muhibah, calon anggota BPD dari unsur perempuan nomor urut 1, meraih 15 suara. Ia mengungguli dua kandidat lainnya, yakni Dea Ananda Putri nomor urut 2 yang memperoleh 10 suara dan Lina nomor urut 3 dengan 4 suara.
Baca Juga: 17 Calon Berebut 9 Kursi BPD Padurenan, Kades Ingatkan Jangan Pecah Persaudaraan
Pemilihan tersebut melibatkan 29 perwakilan tokoh dari empat RT di lingkungan RW 05. Para pemilih berasal dari unsur kepemudaan, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pendidikan, serta tokoh perempuan.
Proses pemilihan berlangsung meriah dengan disaksikan ratusan warga. Sebelum pencoblosan, panitia memberikan kesempatan kepada seluruh kandidat untuk memperkenalkan diri sekaligus memaparkan visi dan misi di hadapan para pemilih dan masyarakat yang hadir.
Panitia juga menjelaskan tata cara pemungutan suara menggunakan dua surat suara, yakni berwarna biru untuk calon laki-laki dan merah muda untuk calon perempuan. Dua bilik suara disediakan untuk mendukung kelancaran proses pemilihan.
Baca Juga: BPD Bukan Sekadar Pelengkap Pemerintahan Desa, Ini Tugas dan Wewenang yang Wajib Diketahui Warga
Usai dinyatakan terpilih, Wahyu menegaskan komitmennya untuk menjalankan visi dan misi yang telah disampaikan kepada masyarakat. Salah satu fokusnya adalah mendorong digitalisasi pelayanan desa agar lebih mudah diakses warga.

“Visi misi saya menjadikan Desa Padurenan sebagai desa digitalisasi. Yang akan saya lakukan, yaitu menampung aspirasi masyarakat secara aktif, komunikatif, dan solutif,” ujar Wahyu kepada MonitorUpdate.
Ia mengaku optimistis mengikuti proses pemilihan, tetapi tetap menyerahkan hasil akhirnya kepada takdir.
“Jika saya memang ditakdirkan menang, maka jalannya akan dimudahkan,” tuturnya.
Wahyu juga berharap masyarakat dapat terus bersinergi dengan Pemerintah Desa Padurenan. Menurutnya, anggota BPD memiliki peran penting sebagai penghubung antara warga dan pemerintah desa, terutama dalam menyampaikan aspirasi serta mendorong penyelesaian persoalan di lingkungan masyarakat.
Karena itu, ia berkomitmen membangun komunikasi dan menjaga silaturahmi dengan warga agar aspirasi masyarakat RW 05 dapat tersampaikan dengan baik kepada pemerintah desa.
Rafika Ajak Warga Bergerak Bersama
Sementara itu, Rafika Muhibah mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia mengaku tidak menyangka dapat memperoleh suara terbanyak dalam pemilihan tersebut.
Meski berhasil meraih dukungan mayoritas pemilih, Rafika menyadari masih membutuhkan arahan dan dukungan dari berbagai pihak dalam menjalankan tugasnya sebagai anggota BPD.

“Walaupun mendapat hak pilih terbanyak, saya juga mohon bimbingan dan nasihatnya. Karena di sini bukan saya sendiri yang memajukan Desa Padurenan, tetapi kita harus bergerak bersama-sama,” ujarnya.
Rafika menekankan bahwa pembangunan desa membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan melalui pemilihan harus diiringi dengan kerja sama agar aspirasi warga dapat diperjuangkan secara bersama-sama.
Kegiatan pemilihan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Padurenan, Ralih Hidayat, serta sejumlah tokoh kelembagaan desa.
Dengan terpilihnya Wahyu dan Rafika, masyarakat RW 05 kini menantikan realisasi komitmen keduanya, mulai dari penguatan komunikasi dengan warga hingga upaya mendorong pelayanan desa yang lebih baik pada masa bakti 2027–2035.
(MU02)


