MonitorUpdate.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang mudah diakses, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Di bawah kepemimpinan Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie dan Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan, sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah melalui berbagai inovasi pelayanan publik, penguatan fasilitas kesehatan, serta peningkatan upaya promotif dan preventif.

Transformasi layanan kesehatan tersebut diwujudkan melalui berbagai program unggulan, salah satunya Ngider Sehat Premium, layanan kesehatan jemput bola yang menghadirkan tenaga medis langsung ke lingkungan masyarakat.

Program ini merupakan pengembangan dari layanan Ngider Sehat yang sebelumnya telah berjalan, dengan penguatan tenaga medis dan fasilitas pendukung agar pelayanan kesehatan semakin cepat, tepat, dan menyentuh masyarakat secara langsung.

Baca Juga: Optimalkan Layanan Kesehatan Masyarakat, Wali Kota Tangsel Resmikan ‘Ngider Sehat Premium’

Melalui Ngider Sehat Premium, Pemkot Tangsel menghadirkan tim kesehatan yang terdiri dari 143 tenaga kesehatan, yakni 35 dokter, 54 perawat, dan 54 bidan yang tersebar dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat. Program ini juga diperkuat dengan 74 armada motor layanan serta 10 mobil puskesmas keliling yang dilengkapi fasilitas medis seperti USG dan EKG portabel.

Layanan tersebut menyasar berbagai kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus, seperti lansia, ibu hamil, balita, penyandang disabilitas, serta warga dengan keterbatasan akses menuju fasilitas kesehatan.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan pelayanan dasar, termasuk kesehatan, dapat dirasakan seluruh masyarakat.

“Pemerintah harus hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Melalui berbagai inovasi kesehatan, kami ingin memastikan warga Tangsel mendapatkan akses pelayanan yang mudah, cepat, dan berkualitas.”

Selain memperkuat layanan jemput bola, Pemkot Tangsel juga terus meningkatkan kualitas fasilitas kesehatan melalui optimalisasi puskesmas, rumah sakit daerah, Posyandu, serta penguatan sistem pelayanan berbasis digital.

Saat ini, integrasi layanan kesehatan primer terus dikembangkan dengan melibatkan fasilitas kesehatan tingkat pertama dan kader masyarakat. Penguatan tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pencegahan penyakit dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat.

Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan juga memperkuat peran masyarakat melalui peningkatan kapasitas kader kesehatan dan optimalisasi Posyandu. Penguatan layanan berbasis masyarakat ini menjadi bagian penting dalam mendukung program kesehatan ibu dan anak, edukasi gizi, serta percepatan penanganan stunting.

Komitmen Wujudkan Akses Kesehatan Merata
Pemerintah Kota Tangerang Selatan juga terus mengoptimalkan program Universal Health Coverage (UHC) sebagai bentuk komitmen agar masyarakat memperoleh perlindungan kesehatan melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Komitmen tersebut mendapat pengakuan melalui penghargaan UHC Award kategori Kota Madya Tahun 2026 yang diterima Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Penghargaan tersebut menjadi salah satu indikator upaya pemerintah daerah dalam memperluas akses pelayanan kesehatan masyarakat.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan menyampaikan bahwa pembangunan kesehatan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, tidak hanya pemerintah, tetapi juga masyarakat, dunia usaha, tenaga kesehatan, dan berbagai pemangku kepentingan.

“Pembangunan kesehatan tidak hanya berbicara tentang fasilitas medis, tetapi juga bagaimana membangun kesadaran masyarakat mengenai gizi, lingkungan sehat, sanitasi, dan pola hidup yang berkualitas.”

Menurut Pilar, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan harus berjalan seiring dengan evaluasi berkelanjutan terhadap fasilitas kesehatan daerah, termasuk kinerja Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) bidang kesehatan.

Membangun Generasi Sehat dan Produktif
Pemkot Tangsel menempatkan pembangunan kesehatan sebagai investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Berbagai program seperti pemeriksaan kesehatan, pelayanan ibu dan anak, deteksi dini penyakit tidak menular, imunisasi, pengendalian penyakit menular, hingga edukasi kesehatan masyarakat terus diperkuat.

Melalui kolaborasi lintas sektor, Pemerintah Kota Tangerang Selatan optimistis dapat menciptakan masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang semakin baik.

Ke depan, Pemkot Tangsel akan terus menghadirkan inovasi pelayanan kesehatan yang responsif, profesional, dan inklusif sebagai wujud nyata pelayanan publik yang semakin dekat dengan masyarakat.

(Advertorial)