MonitorUdate.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Kelompok 11 Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru (FAIPG) Universitas Djuanda (Unida) Bogor berkolaborasi dengan SMK Nuansa Bogor menggelar Seminar Literasi Digital bertajuk “Memahami Konsep Teknologi Digital dan Kebermanfaatannya dalam Pendidikan” di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Kamis (6/8/2026).
Seminar yang diikuti ratusan siswa kelas X tersebut bertujuan membekali peserta didik dengan kemampuan memanfaatkan teknologi digital secara sehat, produktif, dan bertanggung jawab di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.
Kegiatan menghadirkan dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) FAIPG Universitas Djuanda sekaligus Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKNT, Dr. Juwito Faisal, M.Pd., sebagai narasumber utama.
Acara dibuka oleh Kepala Desa Cigombong, Hendrawan, S.IP. Hadir pula Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Nuansa Bogor Beni Setiawan, SH, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Supandri, S.Sos., jajaran guru, pengurus OSIS, serta mahasiswa KKNT yang dipimpin Ketua Kelompok 11, Muhamad Yusuf Iskandar.
Kepala Desa Cigombong, Hendrawan, mengapresiasi inisiatif mahasiswa Universitas Djuanda yang menghadirkan edukasi literasi digital bagi pelajar.
“Penguasaan literasi digital sejak dini sangat penting agar para siswa tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi mampu memanfaatkannya untuk menunjang proses pembelajaran dan pengembangan diri. Mereka juga harus bijak menggunakan perangkat digital dan media sosial untuk hal-hal yang produktif,” ujarnya.
Senada dengan itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Beni Setiawan, menekankan pentingnya pembentukan karakter, kedisiplinan, serta etika bermedia digital di kalangan pelajar. Menurutnya, pemahaman mengenai etika berinternet dan potensi pelanggaran hukum di ruang digital menjadi bekal yang harus dimiliki siswa.
Ketua KKNT Kelompok 11, Muhamad Yusuf Iskandar, mengatakan seminar tersebut merupakan bagian dari program pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang diharapkan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekolah dan masyarakat Cigombong.
Ia mengajak para siswa lebih kritis dalam menyaring informasi di internet, menghindari dampak negatif media sosial, serta memanfaatkan teknologi sebagai sarana berkarya dan berinovasi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada SMK Nuansa Bogor, Pemerintah Desa Cigombong, narasumber, dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini,” kata Yusuf.
Dalam pemaparannya, Dr. Juwito Faisal menjelaskan bahwa literasi digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan perangkat teknologi, tetapi juga menyangkut kecakapan berpikir kritis, kemampuan memilah informasi, serta menjunjung tinggi etika dalam ruang digital.
“Literasi digital bukan sekadar kemampuan menggunakan perangkat lunak atau media sosial, melainkan kecakapan berpikir kritis, menyaring informasi, serta menerapkan etika dan prinsip jurnalisme digital yang bertanggung jawab,” jelasnya.
Ia juga mendorong para siswa dan guru mengubah cara pandang terhadap teknologi digital, dari sekadar media hiburan menjadi sarana pembelajaran yang inovatif. Menurutnya, pemanfaatan platform digital, pembelajaran mandiri, kolaborasi berbasis teknologi, hingga penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) secara produktif dapat mempercepat peningkatan kualitas pendidikan.
Meski demikian, Dr. Juwito menegaskan bahwa kemajuan teknologi harus tetap diimbangi dengan penguatan nilai moral, etika, dan karakter sehingga teknologi menjadi alat untuk memperluas wawasan tanpa menggeser nilai-nilai kemanusiaan.
Seminar berlangsung interaktif. Ratusan siswa tampak antusias mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab mengenai pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung proses belajar.
Melalui kegiatan ini, SMK Nuansa Bogor bersama mahasiswa KKNT FAIPG Universitas Djuanda berharap tercipta budaya literasi digital yang cerdas, aman, dan berintegritas sehingga peserta didik semakin siap menghadapi tantangan era transformasi digital. (MU01)


