Lima Pemuda Ini Buktikan Sumpah Pemuda Bukan Sekadar Seruan Sejarah

Para penerima penghargaan Satu Indonesia Awards 2025. Foto: Humas.
Para penerima penghargaan Satu Indonesia Awards 2025. (Foto: Humas).

MonitorUpdate,com – Semangat Sumpah Pemuda kembali digaungkan lewat karya nyata. Astra menetapkan lima anak muda sebagai penerima 16th SATU Indonesia Awards 2025 pada Selasa (5/11/2025).

Penghargaan ini diberikan kepada individu yang dinilai membawa perubahan di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, kewirausahaan, dan teknologi. Wakil Presiden Direktur Astra, Rudy, menyatakan bahwa ajang yang telah digelar sejak 2009 ini bertujuan mencari dan menguatkan jaringan pemuda penggerak di berbagai daerah.

“Semangat persatuan dan keberanian para pemuda 1928 tetap relevan hingga kini. Nilai-nilai itu hidup dalam karya generasi muda di berbagai pelosok negeri,” kata Rudy.

Baca Juga: BI dan Kemensos Tanamkan Cinta Rupiah Lewat Edukasi di Museum BI

Salah satu penerima penghargaan, Alvin Henri dari Sumatera Utara, mengembangkan platform pembelajaran kedokteran Medsense Your Study Buddy yang kini dimanfaatkan lebih dari 200 ribu tenaga medis di seluruh Indonesia. Teknologi ini membantu memperkecil kesenjangan akses belajar bagi calon dokter, termasuk di Papua dan Nusa Tenggara Timur.

Di bidang pendidikan dan sosial, Imelda Riris Damayanti memimpin Never Okay Project yang mendorong ruang kerja dan kampus bebas kekerasan seksual. Sejak 2017, gerakan ini telah melatih ribuan peserta dan mendampingi lebih dari 100 penyintas di berbagai kota.

Untuk isu lingkungan, Hanzalah Rangkuti dari Bukit Lawang mendirikan Sumatera Trash Bank yang mengubah sampah plastik menjadi sumber pendapatan rumah tangga. Program ini melibatkan ratusan warga, sekolah, dan pelaku usaha.

Tatag Adi Sasono dari Tuban mengembangkan Mitra Ternak Farm dengan sistem titip ternak dan pembibitan terintegrasi, menggandeng 300 mitra desa dan mengelola sekitar 1.000 ekor domba. Sementara itu, Oka Bayu Pratama dari Universitas Airlangga menciptakan SeeShark, aplikasi berbasis kecerdasan buatan untuk identifikasi spesies hiu guna mendukung konservasi laut.

Selain dana pengembangan Rp65 juta, para penerima akan terlibat dalam program kolaborasi keberlanjutan Astra seperti Desa Sejahtera Astra dan Kampung Berseri Astra. Tahun ini, SATU Indonesia Awards mencatat 17.708 pendaftar, naik 5,5 persen dibanding tahun 2024, dengan dukungan sejumlah mitra media dan komunitas.

Acara puncak turut diramaikan pameran karya dan diskusi lintas isu melalui AstraTalks, serta penampilan musisi seperti Bottle Smoker dan Juicy Luicy.

Astra menyatakan bahwa program ini akan terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya memperkuat kontribusi generasi muda dalam pembangunan berkelanjutan. (MU01)

Share this article