MonitorUpdate.com – Berpura-pura menjadi calon pembeli yang hendak membelikan sepeda motor untuk istri, seorang pria berinisial EW diduga membawa kabur Honda PCX hitam dari showroom Henky Motor di Jalan Tubagus Angke, Tambora, Jakarta Barat. Setelah buron selama lebih dari dua pekan, pria tersebut akhirnya diamankan polisi.

Kapolsek Tambora Kompol Wahyu Hidayat mengatakan, EW diamankan Tim Tiger Unit Reserse Kriminal Polsek Tambora pada Senin (26/10/2026). Penangkapan dilakukan setelah polisi menyelidiki laporan korban, memeriksa saksi, dan menelusuri rekaman kamera pengawas atau CCTV.

Menurut keterangan polisi, peristiwa itu bermula pada 8 Oktober 2026 ketika EW mendatangi showroom untuk menanyakan harga sepeda motor. Sehari kemudian, pria tersebut kembali dan diduga melancarkan aksinya dengan memanfaatkan kelengahan karyawan.

Pelaku disebut meminta seorang karyawan membelikan minuman dan rokok dengan alasan sedang menunggu kedatangan istrinya. Ketika karyawan meninggalkan lokasi, EW diduga membawa kabur satu unit Honda PCX berwarna hitam dari showroom tersebut.

Baca Juga: Gudang Ribuan Motor di Jaksel Digerebek, Polisi Curiga Ada Jaringan Penyelundupan ke Luar Negeri

Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan saksi, serta menelusuri rekaman CCTV di sejumlah titik, termasuk kawasan Halte Transjakarta Jembatan Lima. Penyelidikan itu mengarah pada keberadaan pria dengan ciri-ciri yang sesuai rekaman kamera pengawas di kawasan Kota Lama. EW akhirnya diamankan tanpa perlawanan.

Dari pemeriksaan sementara, polisi memperoleh keterangan bahwa sepeda motor tersebut telah dijual seharga Rp4 juta. Uang hasil penjualan itu, menurut keterangan yang disampaikan Kapolsek, digunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan berfoya-foya. Polisi masih menelusuri keberadaan kendaraan tersebut.

Penyidik juga mendalami pengakuan sementara EW yang menyebut telah melakukan aksi serupa sebanyak dua kali di wilayah Tambora. Keterangan tersebut masih perlu didalami untuk memastikan rangkaian kejadian, termasuk kemungkinan adanya korban lain.

Kapolsek Tambora mengimbau pemilik dan karyawan showroom agar meningkatkan pengawasan terhadap kendaraan serta kunci kontak selama melayani calon pembeli. Masyarakat juga diminta tetap waspada dan tidak mudah percaya terhadap orang yang belum dikenal. Pengungkapan kasus ini menjadi pengingat bahwa pelayanan kepada calon konsumen perlu diimbangi prosedur keamanan yang memadai.

(MU01)