MonitorUpdate.com – Gelombang pemecatan pelatih di Super League 2026/2027 kembali menjadi sorotan. Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, menyampaikan keprihatinannya terhadap sejumlah juru taktik yang kehilangan pekerjaan, termasuk dua pelatih yang didepak setelah timnya menelan kekalahan telak dari Macan Kemayoran.
“Hal itu sangat menyedihkan dan disayangkan,” ujar Shin dalam konferensi pers prapertandingan melawan Persik di Sawangan, Depok, Minggu.
Pelatih asal Korea Selatan itu menegaskan, dirinya memandang seluruh pelatih sepak bola sebagai rekan seprofesi, terlepas dari klub yang mereka tangani. Menurutnya, para pelatih merupakan bagian dari keluarga besar sepak bola karena bekerja di bidang yang sama dan menghadapi tekanan kompetisi yang serupa.
Baca Juga: Era Baru Persija Dimulai, Shin Tae-yong Bidik Prestasi dan Kebangkitan Macan Kemayoran
Dua pelatih yang kehilangan jabatan setelah timnya dikalahkan Persija adalah Jean-Paul van Gastel, yang dilepas PSIM Yogyakarta setelah kekalahan 0-4 pada Sabtu (10/10), serta Marcos Santos yang tidak lagi menangani Arema FC setelah timnya dihantam Persija dengan skor 1-5 pada Jumat (23/10).
Selain kedua nama tersebut, Juan Cortes dan Marcos Lemos juga disebut sebagai pelatih yang kehilangan pekerjaan pada kompetisi musim ini. Rentetan pergantian pelatih tersebut memperlihatkan betapa besarnya tekanan terhadap juru taktik di tengah tuntutan hasil instan.
Fenomena ini memunculkan pertanyaan mengenai konsistensi kebijakan manajemen klub dalam membangun tim. Kekalahan memang menjadi bagian dari kompetisi, tetapi evaluasi idealnya tidak hanya bertumpu pada skor akhir. Kualitas skuad, kondisi pemain, proses adaptasi, strategi permainan, serta dukungan manajemen juga perlu menjadi pertimbangan.
Sikap Shin Tae-yong menjadi pengingat bahwa persaingan antarklub tidak semestinya menghilangkan solidaritas profesional. Di tengah kerasnya kompetisi, keberhasilan sebuah klub seharusnya dibangun melalui perencanaan jangka panjang, evaluasi objektif, dan kepercayaan terhadap proses kerja pelatih. (MU01)


