MonitorUpdate.com – Di tengah terus bergulirnya perhatian publik terhadap kinerja Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Nawang Center menghadirkan mantan Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Komjen Pol (Purn) Drs. Oegroseno, SH., sebagai pembicara utama dalam Kajian Malam Rabuan yang digelar di Kota Bekasi, Selasa (7/7/2026).

Forum diskusi yang terbuka untuk umum tersebut mengangkat tema “Membumikan Pancasila pada Polri”, sebuah isu yang dinilai relevan di tengah tuntutan masyarakat agar institusi kepolisian semakin profesional, berintegritas, serta konsisten menjalankan fungsi pelayanan, perlindungan, dan penegakan hukum.

Kajian Malam Rabuan merupakan agenda rutin yang diselenggarakan Majelis Setia Pancasila di bawah naungan Nawang Center. Selain menjadi ruang diskusi mengenai implementasi nilai-nilai Pancasila dan Marhaenisme sebagai warisan pemikiran Proklamator RI Ir. Soekarno, forum ini juga diarahkan menjadi wadah bertukar gagasan untuk merumuskan solusi atas berbagai persoalan kebangsaan.

Founder Nawang Center, Nawang Andi Kusuma, mengatakan pemilihan tema mengenai Polri bukan tanpa alasan. Menurutnya, institusi kepolisian saat ini berada dalam sorotan publik sehingga diperlukan ruang dialog yang objektif dan konstruktif.

“Kajian ini diharapkan dapat memperluas wawasan masyarakat sekaligus menjadi kontribusi nyata dalam mencari solusi atas berbagai tantangan kebangsaan, khususnya yang berkaitan dengan penguatan institusi Polri melalui nilai-nilai Pancasila,” ujar Nawang dalam keterangan tertulis, Senin (6/7/2026).

Kehadiran Oegroseno dinilai memberi bobot tersendiri dalam diskusi tersebut. Selama berdinas di kepolisian, ia dikenal sebagai sosok yang vokal terhadap reformasi institusi Polri serta konsisten menyuarakan pentingnya profesionalisme, integritas, dan supremasi hukum.

Perwira tinggi purnawirawan yang pernah menjabat Kapolda Sulawesi Tengah pada 2006 dan Wakapolri periode 2013–2014 itu juga kerap menyampaikan pandangan kritis mengenai berbagai persoalan kebangsaan maupun pembenahan internal kepolisian.

Melalui forum ini, peserta diharapkan memperoleh perspektif yang lebih komprehensif mengenai bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat diimplementasikan secara nyata dalam tubuh Polri, termasuk dalam menjawab ekspektasi masyarakat terhadap slogan Presisi yang diusung institusi tersebut.

Di tengah meningkatnya tuntutan terhadap transparansi, akuntabilitas, dan penegakan hukum yang berkeadilan, diskusi semacam ini dinilai menjadi ruang penting untuk mempertemukan gagasan, kritik, dan solusi demi memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi negara. (MU01)