Pilkades Serentak 2027: Sejumlah Mantan Kades di Gunung Sindur Siap “Turun Gunung”

Foto: Ilustrasi
Foto: Ilustrasi

 

MonitorUpdate.com – Lima desa di Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, dipastikan akan mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak gelombang pertama pada 14 November 2027. Kelima desa tersebut yakni Desa Gunung Sindur, Cibadung, Cibinong, Pabuaran, dan Rawa Kalong, yang menjadi bagian dari total 292 desa se-Kabupaten Bogor.

Sementara itu, empat desa lainnya; Padurenan, Pengasinan, Cidokom, dan Jampang akan mengikuti Pilkades gelombang kedua pada 10 Desember 2028 yang diikuti 88 desa. Adapun Desa Curug, yang terakhir menggelar Pilkades pada 12 Maret 2023, berpotensi masuk dalam gelombang ketiga pada 16 Maret 2031.

Meski pelaksanaan Pilkades 2027 masih terbilang cukup lama, dinamika politik di tingkat desa mulai menunjukkan peningkatan. Sejumlah mantan kepala desa dikabarkan siap “turun gunung” untuk kembali bertarung dalam merebut kekuasaan.

Pabuaran: Sosok Mad Aidin Masih Dirindukan

Di Desa Pabuaran, nama mantan kepala desa dua periode, Mad Aidin, masih kerap diperbincangkan. Sebagian warga disebut merindukan kepemimpinannya dan berharap ia kembali maju. Hal ini dipicu ketidakpuasan terhadap tata kelola pemerintahan setelah masa jabatannya berakhir.

Gunung Sindur: Endang Sutisna Didorong Maju

Di Desa Gunung Sindur, mantan kepala desa Endang Sutisna kembali didorong oleh sejumlah tokoh masyarakat untuk maju pada Pilkades 2027.

“Iya, memang banyak yang mendorong, tetapi saya masih mempertimbangkan. Belum ada keputusan,” ujar Endang kepada MonitorUpdate.com baru- baru ini.

Pria yang akrab disapa H. Ensu itu juga membuka kemungkinan mendorong putranya untuk maju dalam kontestasi tersebut.

“Saya sebenarnya ingin anak saya saja yang maju, jika dia bersedia,” katanya.

Di Desa Cibinong, mantan kepala desa Aken Hapian dikabarkan juga mulai terlihat aktif kembali di tengah masyarakat. Kemunculannya dinilai sebagai sinyal kesiapan untuk kembali merebut kursi kepemimpinan desa.

Sementara itu, di Desa Cibadung dan Rawa Kalong, belum muncul nama-nama kuat yang diprediksi akan menjadi penantang petahana.

Untuk Pilkades gelombang kedua, dinamika politik juga mulai terasa. Di Desa Pengasinan, kepala desa petahana Nurholis menyatakan siap kembali maju. Namun, mantan kepala desa Rusli Pranata yang akrab disapa Lurah Ceper dikabarkan juga siap menjadi penantang.

Di Desa Padurenan, mantan kepala desa M. Yusuf telah menyatakan diri akan kembali maju dalam kontestasi.

Sementara itu, di Desa Cidokom, mantan kepala desa dua periode, H. Ahmad Dahlan, masih menjadi figur berpengaruh. Jika tidak maju, ia disebut-sebut akan mengusung putranya sebagai calon.

Untuk Desa Jampang, beredar kabar Ketua BPD, Sucipto yang juga kepala sekolah di salah satu SD di Kecamatan Gunung Sindur berencana ikut meramaikan bursa calon kepala desa.

Peta Politik Menghangat

Meski Pilkades masih jauh, namun dinamika politik di tingkat akar rumput semakin terasa. Konsolidasi, lobi politik, hingga manuver para figur lama menjadi sinyal kuat bahwa Pilkades 2027 dan 2028 akan berlangsung sengit.

Pertanyaan besarnya, apakah para mantan kepala desa akan berhasil merebut kembali kursi kekuasaan, atau justru para petahana mampu mempertahankan dominasinya? Waktu yang akan menjawab.

(MT02)

Share this article